Tersabet benang layangan, warga Muara Teweh luka di leher

id warga muara teweh tersabet benang,layang-layang,musim layang-layang muara teweh

Tersabet benang layangan, warga Muara Teweh luka di leher

Warga yang lehernya terluka tersabet benang layangan saat melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani Muara Teweh, Selasa (4/8/2020).ANTARA/HO

Sebaiknya tempat bermain layang-layang ini jauh dari pemukiman
Muara Teweh (ANTARA) - Seorang warga bernama Adam yang mengendarai sepeda motor sedang melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani Muara Teweh menjadi korban dari permainan layang-layang yang menjadi favorit anak-anak hingga orang dewasa di musim kemarau ini.
 
Pengendara tersebut mengalami luka pada bagian leher akibat sabetan benang gelasan layang-layang yang membentang setelah putus akibat beradu dengan layang-layang lainnya.

"Kejadian ini terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB saat saya melintas di depan Kantor Bidang Perikanan," kata Adam di Muara Teweh, Selasa. 

Menurut warga Jalan Manggis ini, benang layang-layang itu kelihatanya sudah putus, namun masih melintang  menyeberang jalan yang diperkirakan benang itu putus sore sebelumnya dan sampai pagi ini masih membentang di jalan.

"Meski saya tidak jatuh, namun baru sadar setelah merasa sakit di leher, ketika benangnya putus tertabrak mengenai leher dan  berdarah," kata tenaga honorer pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Barito Utara ini.  
 
Sementara  warga lainnya, Muslih  meminta agar pemain layang-layang bisa ditertibkan lantaran membahayakan bahkan berakibat fatal bagi pengendara motor yang melintas dalam kecepatan cukup tinggi.

"Sebaiknya tempat bermain layang-layang ini jauh dari pemukiman," katanya.

Meski tempat bermain layang-layang di tanah lapang atau jauh dari pemukiman warga, kata dia, tetap saja sifatnya berbahaya, karena benang dan layang-layangnya kalau putus akan jatuh tidak mesti di tempat awal dimainkan, bisa saja terbawa angin ke pemukiman  dan menyisakan  benang yang melintang di jalan.

Selain itu di permukiman juga bakal memunculkan potensi kebakaran akibat tergeseknya kabel listrik saat benang layang-layang menyangkut.

"Atas kejadiannya ini semoga menjadi pelajaran bagi kita semua, dan lebih hati-hati di saat musim layang-layang seperti sekarang ini," ujarnya.

Di Muara Teweh kawasan yang menjadi tempat favorit bermain layang-layang  yakni jalan lingkar kota Muara Teweh, di kawasan terbuka tersebut setiap sore selalu dipenuhi warga dari anak-anak, remaja sampai dewasa bermain layang-layang.

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar