Jajaran DPP PDI Perjuangan tinjau lokasi lumbung pangan Kalteng

id Food Estate,DPP PDIP,Kalimantan Tengah

Jajaran DPP PDI Perjuangan tinjau lokasi lumbung pangan Kalteng

Ketua Bidang Industri, Ketenagakerjaan, dan Jaminan Sosial DPP PDI Perjuangan Nusyirwan Soejono (kiri) ketika mengunjungi lokasi food estate, dengan didampingi jajaran pengurus PDI Perjuangan Kalimantan Tengah (FOTO ANTARA / HO)

Kami dari PDI Perjuangan sangat serius dalam menjalankan misi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat

Palangka Raya (ANTARA) - Jajaran Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, meninjau secara langsung lokasi yang digadang-gadangkan sebagai lumbung pangan nasional atau food estate di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.



“Kami dari PDI Perjuangan sangat serius dalam menjalankan misi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya melalui para kader yang duduk di lembaga legislatif,” kata Ketua Bidang Industri, Ketenagakerjaan, dan Jaminan Sosial DPP PDI Perjuangan Nusyirwan Soejono, di Palangka Raya, Kamis.



Ia menjelaskan, melalui Fraksi PDI Perjuangan yang ada di lembaga legislatif baik tingkat provinsi atau kabupaten/kota, mereka diminta untuk serius mengawal program tersebut demi kepentingan masyarakat.



Oleh sebab itu, dengan didampingi oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng Arton S Dohong, dan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Wiyatno, yang juga merupakan bendahara partai berlambang banteng itu, Nusyirwan sengaja meninjau langsung lokasi tersebut.



Ia meminta kepada seluruh kader PDI Perjuangan untuk dapat mendukung program ketahanan pangan yang dicetuskan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, khususnya dalam mewujudkan keberhasilan lumbung pangan nasional.



Usai melihat beberapa lokasi lumbung pangan tersebut, ia cukup optimistis bahwa program itu akan berhasil sesuai dengan yang diharapkan. Kalteng akan mampu berswasembada dan mampu menjadi penopang kebutuhan pangan daerah Ibu Kota Negara baru.



Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain, Desa Belanti Siam, Sanggang, Pantil, dan Desa Gadabung, kemudian Kecamatan Dadahup, Kecamatan Mantangai dan Desa Lamunti. Kemudian juga Kecamatan Pandih Baru dan Kecamatan Maliku.



“Kami ingatkan juga kegiatan lumbung pangan ini harus memperhatikan sistem tata air, baik makro dan mikro sehingga tingkat pertumbuhan tanaman dapat berkembang dengan baik,” ujarnya.



Perlu diperhatikan tentang tingkat keasaman tanah dibeberapa lokasi itu. Sehingga melalui normalisasi jaringan air yang baik diharapkan bisa mengurani tingkat keasaman tanah tersebut.


Pewarta :
Editor : Rachmat Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar