Pemkab Sukamara pastikan stok beras aman hingga akhir tahun 2020

id Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah,Sukamara,Kabid Perdagangan Dinas Koperasi dan UMKM Sukamara,Ali Sofwanur

Pemkab Sukamara pastikan stok beras aman hingga akhir tahun 2020

Petugas dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Sukamara saat memantau stok beras di sejumlah toko besar. ANTARA/HO

Sukamara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Sukamara memantau sejumlah gudang dan tempat penjualan beras sebagai upaya memastikan bahwa stok beras di wilayah setempat hingga akhir tahun 2020.

"Hasil dari pantauan tersebut, dapat kami pastikan bahwa ketersediaan beras aman hingga tahun 2020," kata Kadis Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Sukamara melalui Kabid Perdagangan Ali Sofwanur di Sukamara, kemarin.

Dia mengakui untuk perhitungannya kebutuhan berapa jumlah beras di Sukamara tidak 100 persen valid, karena berdasarkan sampel jumlah penduduk dengan tingkat konsumsi sama rata. Namun, dari data tersebut telah dibandingkan antara jumlah penduduk dan ketersediaan beras di  daerah ini  tetap dalam kondisi aman.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih belum bisa menentukan total kebutuhan masyarakat selama setahun, karena masih melakukan koordinasi dengan beberapa instansi terkait. Dimana untuk kebutuhan per bulan masih dapat terpenuhi hingga akhir tahun.

"Kami hanya melakukan survey pada beberapa toko besar, dan satu agen yang ada di wilayah ini. Memang ditemukan adanya beberapa perbedaan harga, tetapi hal itu masih tergolong normal. Karena kenaikannya tidak terlalu signifikan," kata Ali.

Baca juga: Pemkab Sukamara beri perhatian serius dalam menjaga hutan Mangrove

Sekarang sudah ada aturan baru dari pusat, bahwa setiap produsen wajib mencantumkan HET langsung pada karung-karung beras. Jenis berasnya juga untuk semua jenis baik premium maupun medium. Meskipun masih ada juga yang masih belum tercantum, kemungkinanya itu stok lama.

"Terkait dengan adanya HET tercantum dalam karung beras yang terbaru, sudah dilakukan himbauan kepada para pedagang agar tidak menjual dengan harga diluar HET  yang sudah ditentukan pusat," demikian Ali.

Baca juga: RSUD Sukamara siap tangani pasien COVID-19

Baca juga: Harga sembako di Sukamara relatif normal

Baca juga: Jalur masuk Sukamara kembali diperketat

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar