10 kabupaten/kota di Kalteng miliki risiko sedang COVID-19

id Satgas penanganan covid 19 kalteng, kalimantan tengah, virus corona, protokol kesehatan

10 kabupaten/kota di Kalteng miliki risiko sedang COVID-19

Ilustasi - Petugas medis memasang alat bantu pernafasan pada pasien dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Palangka Raya (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah, menyampaikan hasil penilaian risiko kenaikan kasus penyebaran COVID-19 kabupaten/kota di wilayah setempat berdasarkan Rilis Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19 pada 25 Oktober 2020.

"Hasil penilaian skoring risiko kenaikan kasus tersebut, yakni kabupaten/kota risiko tinggi atau zona merah tidak ada, kabupaten/kota risiko sedang atau zona oranye sebanyak 10 daerah, serta risiko rendah atau zona kuning sebanyak empat daerah," kata Ketua Pengarah Satgas yang juga menjabat Plt Gubernur Habib Ismail, melalui Jubir dr Caroline Ivonne di Palangka Raya, Senin.

10 kabupaten/kota yang masuk kategori risiko sedang atau zona oranye, meliputi Palangka Raya dengan skor 2,26 status terdampak, Barito Timur dengan skor 1,95 status terdampak dan Murung Raya dengan skor 2,17 status terdampak.

Katingan dengan skor 2,33 status terdampak, Kotawaringin Barat dengan skor 2,35 status terdampak, Barito Selatan dengan skor 2,36 status terdampak dan Kapuas dengan skor 2,38 status terdampak.

"Selanjutnya Gunung Mas dengan skor 2,39 status terdampak, Kotawaringin Timur dengan skor 2,39 status terdampak dan Pulang Pisau dengan skor 2,39 status terdampak," ungkapnya.

Sedangkan empat kabupaten risiko rendah atau zona kuning, yaitu Sukamara dengan skor 2,41 status terdampak, Seruyan dengan skor 2,45 status terdampak, Barito Utara dengan skor 2,46 status terdampak, serta Lamandau dengan skor 2,56 status terdampak.

"Kemudian tidak ada kabupaten/kota di Kalteng yang masuk kategori tidak ada kasus atau zona hijau," jelasnya.

Sementara itu perkembangan COVID-19 Kalteng pada hari ini, kasus konfirmasi ada penambahan sebanyak 23 orang, yaitu di Palangka Raya dua orang, Katingan satu orang, Kapuas satu orang, Gunung Mas tiga orang, Barsel tiga orang, Barut delapan orang dan Murung Raya lima orang.

Sembuh, ada penambahan sebanyak 34 orang, yaitu di Palangka Raya tiga orang, Katingan tiga orang, Kobar empat orang, Kapuas sembilan orang, Barsel satu orang, Barut satu orang dan Kotim 13 orang.

Kasus meninggal, ada penambahan sebanyak tiga orang, yaitu di Kotim satu orang dan Kobar dua orang, sehingga dari semula 148 orang menjadi 151 orang dengan tingkat kematian atau 'case fatality rate' (CFR) sebesar 3,6 persen.

Secara kumulatif, positif COVID-19 Kalteng mencapai 4.233 kasus, terdiri dari 338 dalam perawatan, 3.744 sembuh dan 151 meninggal.

"Sebanyak 13 kabupaten dan satu kota sudah terdampak," terangnya dalam siaran pers.

Kasus suspek ada penurunan sebanyak tiga orang, sehingga dari semula 284 orang menjadi 281 orang dan probable, tidak ada penambahan sehingga tetap 44 orang.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar