Pamit BAB, sopir truk ditemukan meninggal di kebun sawit

id Mayat meninggal di kebun sawit bartim, sopir truk bartim meninggal, polres bartim, polsek dusun tengah

Pamit BAB, sopir truk ditemukan meninggal di kebun sawit

Kapolsek Dusun Tengah Iptu Nurheryanto Hidayat memimpin olah TKP ditemukannya seorang sopir truk, Jainal (32) yang meninggal dunia di areal kebun sawit di Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang, Kamis, (12/11/2020). (ANTARA/Ho-Humas Polsek Dusun Tengah)

Tamiang Layang (ANTARA) - Warga Desa Gulinggang RT 3 Kecamatan Juai, Balangan, Kalimantan Selatan, Jainal (32) ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit di Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Kapolres Bartim AKBP Affandi Eka Putra melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu Nurheryanto Hidayat, Kamis, membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Iya betul, pada Kamis (12/11) sekitar Pukul 11.00 WIB, kami menerima laporan masyarakat melalui telepon genggam, bahwa ditemukan seorang laki-laki yang diduga meninggal dunia di sekitar areal perkebunan kelapa sawit,” katanya.

Dijelaskannya, Jainal berprofesi sebagai sopir truk. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban bersama teman satu profesi mengangkut material di jalan perusahaan sawit.

Saat menunggu antrean, korban berpamitan hendak buang air besar karena sakit perut. Tiba giliran menumpahkan material, korban tidak datang. Sontak kawan satu profesi sebagai sopir truk mencarinya di sekitar areal perkebunan itu.

Akhirnya korban ditemukan tidak jauh dari lokasi berpamitan. Namun korban ditemukan dalam posisi sedang tertelungkup dan terdapat kotoran (BAB) di sekitar korban.

“Melihat kondisi tersebut, salah satu saksi melalui telepon genggam melaporkan kejadian ke Polsek Dusun Tengah dan kami segera berangkat untuk melakukan olah TKP,” kata pria berpangkat balok dua itu.

Ditambahkan Nurheryanto dari hasil pemeriksaan awal pihak medis, tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan. Keluarga dihubungi untuk berkoordinasi terkait penyerahan jenazah untuk pemakaman.

“Dalam hal ini pihak keluarga dapat menerima kondisi kematian korban dan menolak untuk dilakukan tindakan otopsi," demikian Nurheryanto.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar