Pelaku pencurian rumah kosong dilumpuhkan timah panas petugas

id pencuri rumah kosong,Polres Metro Jakarta Barat,Pelaku pencurian rumah kosong dilumpuhkan timah panas petugas, Kapolsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi

Pelaku pencurian rumah kosong dilumpuhkan timah panas petugas

(ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat)

Jakarta (ANTARA) - Pelaku pencurian rumah kosong, AP terpaksa dilumpuhkan aparat kepolisian Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, saat tertangkap mencuri di rumah kosong di Kalideres, Jakarta Barat.

"Benar kami menangkap pencuri di rumah kosong. Saat itu rumah sedang ditinggalkan oleh korbannya," ujar Kapolsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi di Jakarta, Jumat.

Penangkapan AP didasari laporan pemilik rumah kosong di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, yang mengaku kehilangan sejumlah barang berharga.

Kemudian korban melapor pada Polsek Kalideres pada Selasa (17/11) dengan membawa bukti berupa rekaman kamera pengintai CCTV.

Di kesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsek Kalideres Iptu Anggoro Winardi menyebutkan pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara segera setelah mendapat laporan.

Baca Juga:  Polisi tangkap komplotan pencuri kain senilai Rp1,4 miliar di Sumedang

"Dari hasil analisa kami berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku. Akhirnya tim bergerak ke tempat persembunyian pelaku," ujar Anggoro.

Ia menyebutkan AP pada saat ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (18/11), sempat melawan petugas. Sehingga anggotanya terpaksa menberikan tindakan tegas terukur ke kaki kanan AP.

"Pelaku melawan petugas. Kami sudah berikan tembakan ke udara tapi tidak diindahkan oleh pelaku akhirnya anggota melumpuhkan dengan timah panas," ujarnya.

AP diketahui telah beberapa kali melancarkan aksinya. Dari tangan pelaku polisi menyita beberapa barang bukti yang belum sempat dijual.

"Ada barang bukti obeng yang digunakan untuk congkel pintu rumah korban, sepeda motor dan ponsel korban yang belum sempat dijual," kata dia.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar