Vaksin COVID-19 tahap pertama tiba di Barito Selatan

id Vaksin covid 19 barito selatan, buntok, vaksin sinovac, vaksinasi barsel, drg daryomo sukiastono

Vaksin COVID-19 tahap pertama tiba di Barito Selatan

Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan, drg Daryomo Sukiastono bersama dengan jajarannya serta BPOM saat penerimaan vaksin COVID-19 di Buntok, Senin, (11/1/2021). (ANTARA/Bayu Ilmiawan)

Buntok (ANTARA) - Vaksin Corona Virus Disease-19 (COVID-19) Sinovac untuk tahap pertama telah tiba di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan, drg Daryomo Sukiastono di Buntok, Senin, mengatakan, vaksin yang tiba tahap pertama sebanyak 910 vial atau dosis.

"Vaksin yang telah tiba tersebut langsung disimpan di gudang farmasi Dinas Kesehatan," ucapnya.

Dikatakannya, untuk kegiatan vaksinasi dijadwalkan pada 15 Januari 2021 dan jadwalnya akan disesuaikan dengan provinsi, karena pelaksanaannya serentak.

Untuk tahap pertama ini lanjut dia, vaksinasi akan dilakukan khusus bagi tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh dan semua petugas Puskesmas yang ada di daerah tersebut.

"Kami juga sudah menyediakan tempat penyimpanan apabila vaksin nantinya didistribusikan ke setiap Puskesmas," jelasnya.

Untuk lokasi tempat vaksinasi COVID-19 akan dilaksanakan di setiap Puskesmas yang ada di Barito Selatan.

Terkait sistem atau cara penyuntikan vaksin COVID-19, nantinya akan dilaksanakan petugas sesuai prosedur yang telah ditentukan.

Sementara itu, ketika ditanyakan apakah Bupati dan Wakil Bupati Barito Selatan masuk daftar penyuntikan vaksin yang datang pada tahap pertama, ia membenarkan bahwa mereka masuk dalam daftar penyuntikan vaksin COVID-19.

"Bupati dan Wakil Bupati masuk dalam daftar penyuntikan vaksin tahap pertama ini," tambah Daryomo Sukiastono yang akrab disapa dr Yomi itu.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar mendukung vaksinasi COVID-19, sedangkan vaksin tahap kedua nantinya diperuntukan bagi masyarakat yang ada di wilayah setempat. Hal itu bertujuan agar semua terhindar dari penularan COVID-19.

"Sedangkan untuk usia yang bisa divaksin itu, yakni 15-58 tahun dan yang nantinya diprioritaskan terlebih dahulu," terang Daryomo Sukiastono.

Sementara itu Kapolres Barito Selatan, AKBP Agung Tri Widiantoro mengatakan untuk personel yang berjaga di gudang farmasi tempat penyimpanan vaksin COVID-19, merupakan personel gabungan TNI/Polri dan Satpol PP.

"Tujuannya untuk mengamankan vaksin yang sudah didistribusikan dan pengamanan sampai hari vaksinasi," katanya.

Terkait pengawalan pendistribusian ke Puskesmas lanjut dia, pihaknya masih menunggu instruksi dari provinsi dan prinsipnya Polri siap mengamankan pendistribusian hingga puskesmas yang ada di kecamatan di daerah ini.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar