KONI Kalteng bentuk Satgas Pelatprov hadapi PON Papua

id KONI Kalteng bentuk Satgas Pelatprov hadapi PON Papua, kini Kalteng, Palangka raya

KONI Kalteng bentuk Satgas Pelatprov hadapi PON Papua

Ketua Harian KONI Kalteng Christian Sancho (tengah) memimpin jalannya rapat pembentukan Satgas Pelatprov jelang PON Papua 2021 yang dilaksanakan di Kota Palangka Raya, Rabu (13/1/2021). ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Palangka Raya (ANTARA) - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pelatihan Provinsi (Pelatprov) untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua nanti.

"Dari hasil rapat koordinasi, dibentuklah Satgas dengan menunjuk Ketua Harian sebagai ketua satgas. Nantinya kami menunggu pak Ketua Umum KONI Kalteng untuk membuat surat keputusan (SK) dan petunjuk arahan beliau dalam berbagai kesiapan menghadapi PON Papua nantinya," kata Ketua Harian KONI Kalteng Christian Sancho di Palangka Raya, Rabu.

Sancho bersama sejumlah pengurus KONI dari berbagai bidang menggelar rapat dan membahas mengenai kesiapan pelatda yang direncanakan Februari mendatang.

Didampingi Sekretaris Umum KONI Kalteng Elbadi Fardian, Sancho menyampaikan kegiatan rapat koordinasi pembentukan satgas pelatprov untuk cabang olahraga yang menyiapkan ke PON Papua.

Satgas segera melaksanakan pelatprov mulai dari persiapan cabang olahraga, persiapan anggaran, atlet, tenaga kesehatan dan kesiapan sarana dan prasarana di wilayah Kalteng hingga sampai di Papua.

Pelatprov dimulai pada Februari 2021. Pengurus KONI setempat juga akan selalu bekerja dan berupaya melakukan pelaksanaan serta pemantauan pelatda semaksimal mungkin dengan anggaran yang ada.

"KONI Kalteng juga berharap Pemerintah Provinsi Kalteng dapat menambah anggaran PON untuk Kalteng agar prestasi olahraga di provinsi setempat gemilang saat di Papua," ujar Sancho.

Pemprov Kalteng sendiri dalam situasi pandemi COVID-19 melakukan refocusing atau memfokuskan kembali anggaran guna penanganan lanjutan.

Pemprov menggelontorkan anggaran untuk KONI Kalteng menghadapi PON Papua sebesar Rp10 miliar. Dengan anggaran tersebut, dinilai belum cukup karena dengan kondisi pandemi seperti ini banyak yang harus dilakukan, salah satunya dana perjalanan para atlet menuju Papua yang cukup membengkak.

KONI Kalteng dan setiap pengurus cabang olahraga berusaha mencari sponsor atau bapak angkat, sehingga seluruh cabang olahraga yang akan berlaga di PON bisa mencapai targetnya.

Baca juga: Palangka Raya segera terapkan pembatasan aktivitas masyarakat

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar