Waket DPRD: Banyak rumah tak layak huni di Seruyan

id Wakil Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Bambang Yantoko,DPRD Kabupaten Seruyan,Kabupaten Seruyan,banyak rumah tak layak huni di Seruyan

Waket DPRD: Banyak rumah tak layak huni di Seruyan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Seruyan Bambang Yantoko di Kuala Pembuang (18/08/2020). ANTARA/Radianor

Kuala Pembuang, Seruyan (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Bambang Yantoko menyatakan bahwa pihaknya sampai saat in di Kecamatan Danau Sembuluh, Hanau, Seruyan Raya dan Danau Seluluk, masih terdapat banyak rumah masyarakat yang kurang bahkan tak layak huni (RTLH).

"Banyaknya rumah tak layak huni itu kami ketahui setelah melakukan reses di Dapil II DPRD Kalteng yang meliputi semua wilayah tersebut," kata Bambang di Kuala Pembuang, Selasa.

Menurut Bambang, Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Seruyan. Untuk melakukan pendataan dengan serius agar RTLH ini bisa ditangani.

"Saya tekankan juga agar untuk mendata yang memang benar-benar sesuai dengan persyaratan tanpa adanya pilih kasih," ucapnya.

Dia mengatakan RTLH itu rata-rata berada di kawasan perdesaan di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Seruyan. Pihaknya mendorong agar program rehabilitasi atau bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu, kedepannya bisa lebih diperbanyak lagi, demi membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak huni atau RLH.

"Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di desa-desa DAS Seruyan. Karena daerah tersebut banyak kami temui masyarakat kurang mampu yang memiliki tempat tinggal kurang layak, sehingga diharapkan program bedah rumah bisa diperbanyak lagi," harap Bambang.

Baca juga: Perusahaan di Seruyan diminta membantu perbaikan jalan

Ia menambahkan, apabila program tersebut bisa lebih dimaksimalkan, akan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Akan semakin banyak masyarakat yang memiliki RLH dan tentunya merasa aman serta nyaman saat berada di rumah.

Dia mengatakan apabila ada masyarakat yang memiliki RTLH tentu mereka merasa takut. Karena atapnya berisiko lepas atau bahkan lantainya rapuh, hingga dinding dan lain sebagainya berpotensi rusak.

"Maka dari itu, kami  berupaya agar permasalahan RTLH yang masih ditemui di kabupaten berjuluk Bumi Gawi Hantantiring ini bisa segera diatasi secara bertahap oleh Pemkab," demikian Bambang.

Baca juga: DPRD Seruyan minta media massa adil dalam pemberitaan

Baca juga: Infrastruktur penunjang pertanian Seruyan perlu ditingkatkan

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar