Gedung lama RSUD Muara Teweh dibongkar

id gedung rsud muara teweh,dibongkar,dinas pupr barito utara

Gedung lama RSUD  Muara Teweh  dibongkar

Sebuah alat berat sedang membongkar gedung lama RSUD Muara Teweh, Kamis (15/4/2021).ANTARA/HO

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  serta Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh melakukan pembongkaran gedung poli eksiting (bangunan lama RSUD) dalam rangka menata bangunan  rumah sakit tersebut sesuai dengan standar rumah sakit dan kajian kelayakan.

"Alasan-alasan dan dasar hukum pembongkaran gedung poli eksiting RSUD Muara Teweh berdasarkan kajian kelayakan, desain  layout keseluruhan yang tercantum dalam dokumen kontrak," kata Kepala Dinas PUPR Barito Utara Muhammad Iman Topik di Muara Teweh, Kamis.
 
Selain itu karena posisi gedung berhimpitan dengan area loby dan posisi lantai gedung poli eksiting berada minus  satu meter dari bangunan baru. 

"Mempertahankan gedung lama akan memerlukan review desain dan addendum kontrak, tentu akan menghambat pelaksanaan pekerjaan di lapangan," katanya.
 
Menurut Topik, pembongkaran gedung poli eksiting RSUD Muara Teweh ini dilaksanakan mulai Minggu (11/4) menggunakan alat berat ekscavator. 

"Ini merupakan proyek lanjutan pembangunan gedung Wing B dan pembangunan Gedung RSUD Wing C dan ruang terbuka hijau RSUD Muara Teweh yang di kerjakan oleh kontraktor PT Jaya Kontruksi (Jakon)," kata Topik.

 
Kadis PUPR mengatakan semua proses dan prosedur pembongkaran telah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang diawali dengan melakukan inventarisasi atas aset yang ada serta dilakukan koordinasi bersama pihak pihak yang berkompeten serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palangka Raya.

"Sehingga kami melakukan kaji cermat atas pelaksanaan pembongkaran tersebut," kata dia.

Direktur RSUD Muara Teweh drg Dwi Agus Setijowati mengatakan saat ini pembongkaran gedung poli yang lama berada di tengah antara Wing A dan Wing B tengah dilakukan. 

"Pembangunan sedang berjalan di posisi tengah antara Wing C dan Wing F," ujar Dwi Agus.

Pada rapat penghapusan aset beberapa waktu lalu, Sekda Barito Utara H Jainal Abidin mengatakan bahwa pekerjaan pembongkaran gedung dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

"Konsultasikan terlebih dahulu dengan KPKNL Palangka Raya untuk mendapatkan persetujuan," kata Jainal.

Terkait aset, Sekda juga meminta agar Bidang Aset BPKA Barito Utara berkoordinasi dengan Dinas PUPR, RSUD Muara Teweh dan Inspektorat untuk penghapusan aset tersebut. 

"Sesuai dengan petunjuk Bupati Barito Utara, semoga kelanjutan pembangunan RSUD Muara Teweh dapat dilaksanakan dengan baik," tegas Sekda.

Sementara itu, Kepala Proyek PT Jaya Konstruksi, Andi mengatakan bahwa setelah mendapat persetujuan Bupati Barito Utara, pembongkaran gedung poli dapat segera dilaksanakan sesuai dengan aturan. 

"Estimasi pembongkaran diperkirakan lebih kurang satu bulan, sehingga pekerjaan selanjutnya dari pembangunan RSUD Muara Teweh dapat dilaksanakan," jelas Andi. 

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar