Perusahaan farmasi swasta diajak ikut 'filling line' untuk vaksin Merah Putih

id Bio Farma,Vaksin Merah Putih,Perusahaan farmasi swasta diajak ikut 'filling line' untuk vaksin Merah Putih,vaksin COVID,Vaksinsi

Perusahaan farmasi swasta diajak ikut 'filling line' untuk vaksin Merah Putih

Arsip Foto. Tenaga kesehatan mengangkat bendera Merah Putih dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada pegawai pemerintah di Jakarta, Kamis (11/3/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama (Dirut) PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengajak perusahaan farmasi swasta untuk ikut dalam pengisian dosis vaksin Merah Putih pada kemasan atau pada bagian filling line.

"Khusus untuk filling line ini, karena saat ini kita juga lagi memproduksi vaksin COVID-19, tentunya kami nanti mengajak beberapa industri farmasi yang mungkin bisa secepatnya di-upgrade untuk bisa melakukan proses filling dari vaksin COVID-19 Merah Putih," kata Honesti dalam konferensi pers virtual bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jakarta, Jumat.

Honesti menuturkan dalam produksi vaksin Merah Putih, harus ada sinergi dan kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta atau pihak ketiga untuk bisa sama-sama memproduksi vaksin COVID-19 karya anak bangsa itu.

Menurut Honesti, tentunya dibutuhkan pendampingan secara berkala dari BPOM untuk semua proses itu.

"Kita sudah menyiapkan fasilitas mulai dari pengembangan, uji klinis dan terakhir nanti untuk pasar produksi di filling line," ujarnya.

Untuk filling line, pihak Bio Farma juga baru mengaktifkan suatu proses produksi yang terbaru. Jika itu tidak mencukupi, pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa industri farmasi swasta.

"Kita sudah melakukan diskusi juga dengan mitra industri, dan dari industri mereka ada yang bisa cepat di-upgrade untuk bisa membantu memproduksi vaksin Merah Putih," tuturnya.

Pada Jumat (16/4), Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito melakukan pengecekan progres ke pihak Bio Farma dan mendiskusikan hal-hal untuk mendukung pengembangan vaksin Merah Putih.

Penny menuturkan Bio Farma dapat berbagi pengalaman yang sudah didapatkan sebagai kontribusi untuk membangun kapasitas industri vaksin Indonesia yang lebih besar lagi dengan mengajak mitranya, yaitu industri farmasi yang akan berubah menjadi industri vaksin Indonesia juga.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar