Diskoperindag Seruyan pastikan stok bapok aman hingga Lebaran

id Pemkab seruyan, stok bahan pokok ramadhan, kuala pembuang, pasar saik kuala pembuang, disperindag seruyan, kalteng, kalimantan tengah

Diskoperindag Seruyan pastikan stok bapok aman hingga Lebaran

Aktivitas jual beli masyarakat di Pasar Saik Kuala Pembuang, (27/4/2021). (ANTARA/Radianor)

Kuala Pembuang (ANTARA) - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan  (Diskoperindag) Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok aman hingga Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Hal ini berdasarkan hasil pemantauan yang telah dilakukan bersama tim di gudang distributor," kata Pelaksana Tugas Kepala Diskoperindag Seruyan Primermen di Kuala Pembuang, Jumat.

“Untuk menjaga ketersediaan, harga bapok serta mengantisipasi permintaan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran, kami sudah melakukan pemantauan langsung ke distributor,” jelasnya.

Ia menyampaikan, usai melakukan pemantauan ke beberapa gudang distributor, diketahui stok atau ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat aman hingga Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Selain ketersediaan bapok, harganya juga masih stabil atau normal, tidak ada mengalami kenaikan yang signifikan. Diharapkan hal ini bisa berjalan lancar hingga masyarakat kabupaten berjuluk Bumi Gawi Hantantiring ini tidak kesulitan dalam berbelanja.

“Harga bapok hingga saat ini tetap stabil, karena stok terjaga dengan aman dan distribusi berjalan baik, termasuk pasokan barang juga masih lancar,” ungkapnya.

Pihaknya melakukan pemantauan di berbagai distributor untuk mengantisipasi kekosongan atau kelangkaan bahan pokok, karena biasanya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, daya beli masyarakat meningkat.

“Maka dari itu, pemantauan ini sangat penting dilakukan. Sebagai langkah antisipasi, kami secara rutin melakukan pemantauan stok dan harga bapok di pasaran," terangnya.

Jika ada barang tertentu mengalami kenaikan yang signifikan, maka akan diambil langkah yang diperlukan untuk menstabilkannya.

Ia pun mengimbau seluruh pedagang agar tidak melakukan penimbunan ataupun sejenisnya, karena akan menyebabkan kelangkaan dari bahan pokok tersebut dan sangat merugikan masyarakat.

“Kalau kami menemukan adanya dugaan penimbunan, maka akan segera dikoordinasikan dengan satgas pangan untuk diatasi,” demikian Primermen.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar