Dinas Kesehatan Barut gelar Monev program Puskesmas

id monev puskesmas barut,dinas kesehatan,barito utara,kalteng

Dinas Kesehatan Barut gelar  Monev program Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Siswandoyo memimpin pertemuan monev program puskesmas di Muara Teweh, Rabu (15/9/2021).ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah,  menggelar pertemuan monitoring dan evaluasi (Monev) program Puskesmas di kabupaten setempat.

"Evaluasi adalah kegiatan yang dilakukan dengan cara membandingkan hasil yang telah dicapai dengan rencana yang telah dilakukan. Evaluasi merupakan alat penting untuk membantu pengambilan keputusan sejak tingkat perumusan kebijakan maupun pada tingkat pelaksanaan program," kata Kepala Dinas Kesehatan  Siswandoyo di Muara Teweh, Rabu.

Menurut dia, evaluasi hasil kegiatan yang akan dilaksanakan harus dapat digunakan untuk menyusun rencana kegiatan yang akan datang berdasarkan kebutuhan masyarakat sebagai sasaran upaya kegiatan program, hasil evaluasi kinerja tahun lalu dan standar pelayanan minimal (SPM) kesehatan.

Puskesmas mempunyai kewenangan untuk melakukan pengelolaan program kegiatan, untuk itu perlu didukung kemampuan manajemen yang baik. 

"Manajemen Puskesmas merupakan suatau rangkaian kegiatan yang bekerja secara sinergi meliputi perencanaan, pergerakan pelaksanaan, pengendalian, pengawasan, penilaian dan mengetahui capaian program di masing-masing puskesmas di daerah ini pada umumnya serta capaian SPM pada khususnya," kata Siswandoyo.

Dia mengatakan tujuan dari kegiatan pertemuan ini adalah untuk meningkatkan fungsi Dinas Kesehatan dan Puskesmas melalui kerja sama tim, baik lintas program maupun luntas sektoral, terpantaunya hasil kegiatan, teridentifikasinya masalah dan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan di Dinas Kesehatan serta Puskesmas. 

Disampingi itu juga semua Puskesmas diharapkan melaksanakan pelayanan selama 24 jam dengan harapan pelayanan puskesmas lebih optimal.

"Diharapkan pelaksanaan program kesehatan dapat terselenggara dengan baik maka perlu adanya pertemuan monitoring dan evaluasi program Puskesmas se-Barito Utara tahun 2021, guna meningkatkan kualitas pelayanan serta pemahaman pelaksanaan program di masing-masing puskesmas dengan baik dan maksimal," kata Siswandoyo.

Sementara Kasi Kesehatan Primer, Kesehatan Tradisional dan Kegawatdaruratan Dinas Kesehatan Askiah mengatakan kegiatan pertemuan ini diikuti 19 orang yang terdiri dari 17 Puskesmas di Barito Utara, satu orang kepala gudang farmasi dan satu orang kepala Labkesda.

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2021