Petani karet ini bersyukur iuran JKN-KIS ditanggung Pemkab Barut

id bpjs kesehatan muara teweh,petani karet,peserta jkn-kis,muara teweh,barito utara

Petani karet ini bersyukur iuran JKN-KIS ditanggung Pemkab Barut

Seorang petani karet Riki peserta JKN-KIS yang dibiayai Pemkab Barito Utara, di Muara Teweh. Kamis (16/9/2021).ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Muara Teweh

Muara Teweh (ANTARA) - Seorang petani karet bernama Riki (31) warga Muara Teweh salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen peserta PBPU yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara sangat terbantu dengan adanya jaminan kesehatan yang iurannya ditanggung oleh Pemerintah Daerah di saat pandemi COVID-19.

"Penghasilan saya yang berasal dari hasil menyadap karet pada saat musim hujan seperti ini berkurang, kalau cuaca normal bisa mencapai 70 kilogram, tapi kalau hujan hanya sekitar 35 kg, belum lagi harganya sekarang dijualnya murah. Untungnya saya punya kartu JKN-KIS yang ditanggung dari pemerintah daerah, jadi kalau untuk biaya berobat sudah bisa dijamin secara gratis," ucap Riki di Muara Teweh, Kamis.

Dia berbagi pengalamannya menggunakaan kartu JKN-KIS, pada tahun 2017 lalu, Riki membawa istri bersalin ke RSUD Muara Teweh tanpa keluar biaya sama sekali.

"Bersyukur waktu itu sudah ada punya kartu JKN-KIS dan ditanggung sepenuhnya saat kelahiran anak pertama, kalau bayar umum pasti terkendala biaya bingung gimana bayarnya," tambahnya.

Kini Riki telah bersiap untuk persalinan anak kedua dibalik penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, adanya kartu JKN-KIS yang ditanggung oleh Pemkab Barito Utara menjadi harapan untuk persalinan anak keduanya.

"Kalau dari penghasilan yang ada hanya cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari jadi untuk biaya persalinan anak kedua nantinya juga sangat berharap dari kartu JKN-KIS semoga persalinannya bisa secara normal," harap dia.

Riki pun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah menanggung iuran dan memberikan jaminan kesehatan berkualitas melalui program JKN-KIS.

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah karena telah peduli terhadap kesehatan masyarakat di daerah ini termasuk saya sekeluarga sangat terbantu dengan terdaftar menjadi peserta JKN-KIS karena tidak lagi terbebani dengan biaya saat memerlukan pengobatan," ucap Riki. 

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2021