Omicron mendominasi di Jerman

id Omicron,Jerman,Virus corona ,Robert Koch Institute

Omicron mendominasi di Jerman

Orang-orang mengunjungi pasar Natal saat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) berlanjut di Cologne, Jerman, Sabtu (27/11/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Thilo Schmuelgen/PRAS/sa. (REUTERS/THILO SCHMUELGEN)

Berlin (ANTARA) - Virus corona varian Omicron mendominasi Jerman dengan menyumbang 73,3 persen kasus nasional dibandingkan dengan 44,3 persen pada pekan lalu, menurut laporan mingguan Robert Koch Institute (RKI), Kamis (13/1).

Lembaga itu menyatakan bahwa varian Delta, yang sudah lama menjadi dominan, kini hanya menyumbang 25,9 persen kasus.

"Dalam beberapa pekan ke depan kami memprediksikan lonjakan tajam kasus Omicron," kata RKI. 

"Sejumlah studi awal menunjukkan tingkat rawat inap yang lebih rendah pada penerima vaksin lengkap dibanding dengan infeksi varian Delta," kata lembaga tersebut, menambahkan. 

Sekitar 72 persen dari populasi di Jerman kini sudah mendapatkan vaksin COVID-19 lengkap dan sebanyak 44 persen sudah disuntik dosis penguat.

Otoritas Jerman kembali melaporkan rekor lebih dari 81.000 kasus harian COVID-19 pada Kamis saat Satgas COVID-19 pemerintah memperingatkan bahwa pemrosesan tes COVID-19 bisa tertunda. 

Sumber: Reuters

Baca juga: Kasus Omicron di Jakarta capai 565 kasus

Baca juga: Masker kain tak efektif lindungi diri dari varian Omicron

Baca juga: Cegah penularan Omicron dengan cuci rongga hidung

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2022