
BPBD Kapuas imbau masyarakat waspadai cuaca ekstrem

Kuala Kapuas (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Cuaca ekstrem tersebut berpotensi menyebabkan banjir, angin puting beliung, tanah longsor, dan pohon tumbang di beberapa wilayah,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Ahmad M Saribi di Kuala Kapuas, Minggu.
Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalteng, bahwa gelombang Kelvin dan Rossby secara spesial erpantau di wilayah Kalimantan, serta belokan angin dan perlambatan kecepatan angina (konvergansi) terpantau di wilayah Kalteng.
Kondisi tersebut, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut. Didukung oleh kelembaban udara yang cukup basah, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal juga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Kalteng.
Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana seperti bantaran sungai, lereng bukit, dan kawasan berhutan lebat, untuk tetap waspada dan siaga.
BPBD juga mengimbau agar masyarakat memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari pihak berwenang, seperti BMKG. Selain itu, warga diharapkan segera melaporkan kejadian darurat atau potensi bencana ke pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Baca juga: Legislator Kapuas apresiasi perusahaan tambang ikut bantu warga terdampak banjir
Untuk mencegah dampak buruk, BPBD Kabupaten Kapuas mengingatkan warga untuk, membersihkan saluran air di sekitar rumah guna mengurangi risiko banjir, menghindari berteduh di bawah pohon besar atau bangunan yang rapuh saat terjadi angin kencang.
Warga juga diminta memastikan kondisi rumah aman dan kokoh untuk menghadapi potensi angin puting beliung, dan waspada saat berada di daerah lereng yang rawan longsor, terutama setelah hujan lebat.
BPBD juga telah menyiapkan tim siaga bencana dan posko darurat untuk mengantisipasi kemungkinan buruk. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun tetap waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.
Langkah kewaspadaan dan koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana dan menjaga keselamatan warga di Kabupaten Kapuas.
“Sesuai arahan Bapak Pj Bupati Kapuas, Darliansjah, kami melalui TRC kaji cepat tidak hanya turun survei mapping saja, tetapi langsung bawa distribusi logistik secukupnya untuk warga yang terkena banjir yang saat ini terjadi di Dusun Mamput, Kecamatan Kapuas Tengah,” demikian Saribi.
Baca juga: Legislator Kapuas imbau masyarakat waspada DBD di musim penghujan
Baca juga: Dinkes Kapuas perkuat komitmen pelayanan kesehatan yang lebih baik
Baca juga: Perusahaan tambang berikan bantuan untuk korban banjir di Kapuas
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
