
Seorang warga alami luka bakar saat dua bangunan di Murung Raya terbakar

Puruk Cahu (ANTARA) - Seorang warga di Desa Muara Untu Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah mengalami luka bakar, saat dua bangunan milik warga atas nama Aliat Sujali Rahman (46) mengalami kebakaran pada Senin (28/4) sekitar pukul 09.00 WIB.
“Ada dua buah bangunan yang terbakar, yakni satu buah rumah dan satu buah kios yang semuanya milik saudara Aliat Sujali Rahman alias Sujali,” kata Kapolsek Murung, Ipda Yakobus Riko saat dikonfirmasi di Puruk Cahu.
Atas kejadian tersebut menurut Riko, terdapat satu orang korban atas nama Atot Yang mengalami luka bakar ringan di kedua kakinya, dikarenakan pada saat berlari keluar dari kios terjatuh sehingga menyebabkan kedua kakinya mengalami luka bakar ringan, dan saat ini sudah ditangani oleh tim kesehatan.
Awal diketahui terjadinya kata Riko, pada saat Atot yang juga saksi bersama warga lain bernama Berkat sedang berada di kios untuk memperbaiki sound system milik Aliat Sujali Rahman yang pada saat itu berada di Puruk Cahu.
“Sebelumnya Sujali meminta tolong kepada dua orang saksi ini untuk memperbaiki sound system miliknya, dan pada saat perbaikan itu Sujali pergi ke kota Puruk Cahu untuk membeli peralatan sound system,” ungkap Riko.
Pada saat sedang memperbaiki sound system itu, tiba-tiba kedua saksi merasakan panas pada bagian punggung mereka dan keduanya langsung menoleh kebelakang sambil terkejut melihat ada api yang menyala, kemudian api dengan cepat merambat ke sebuah genset yang berada di dalam kios tersebut.
“Di dalam genset menurut Sujali berisi BBM jenis Pertalite, sehingga api menjadi semakin membesar dan mulai membakar bagian atap kios dengan cepat. Dimana diketahui bangunan tersebut terbuat dari bahan kayu. Setelah api cukup besar di bangunan kios, juga menjalar ke rumah yang berada di bagian belakang kios,” tambah Riko.
Untuk pemadaman sendiri menurut Riko, warga secara bersama-sama dengan menggunakan empat buah alkon untuk memadamkan api, dan sekitar 20 menit api berhasil di padamkan,
Setelah ditangani warga, pihak Damkar dan BPBD kabupaten setempat tiba di lokasi dan langsung melakukan pendinginan di sekitar lokasi kebakaran.
“Adapun penyebab terjadinya peristiwa kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan. Bangunan rumah yang terbakar merupakan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu serta atap dengan bahan sirap berlapis seng, sehingga api cepat menjalar dan membakar bangunan tersebut,” demikian Yakobus Riko.
Pewarta : Supriadi
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
