
Personel gabungan disiapkan amankan 'May Day' di Gumas

Kuala Kurun (ANTARA) - Kapolres Gunung Mas, Kalimantan Tengah AKBP Heru Eko Wibowo mengatakan personel gabungan disiapkan dalam rangka pengamanan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 serta unjuk rasa lainnya di kabupaten setempat.
“Meski di wilayah kita tidak ada aksi unjuk rasa, saya memastikan seluruh personel memiliki kemampuan yang memadai, dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ucapnya di Kuala Kurun, Kamis.
Secara keseluruhan personel gabungan berjumlah 100 orang. Mereka terdiri dari 60 anggota Polri, 20 anggota TNI, 10 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan 10 anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gumas.
Di sisi lain, Polres Gumas juga telah menggelar latihan pengendalian massa (dalmas) dalam rangka persiapan pengamanan May Day 2025. Latihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi.
Baca juga: Pemkab Gumas berharap berhasil kirim wakil ke Paskibraka Nasional
Dalam kegiatan tersebut, personel dalmas dilatih untuk melakukan berbagai formasi pengendalian massa, negosiasi dengan koordinator lapangan, penggunaan tameng dan tongkat dalmas, serta penanganan massa yang anarkis sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Skenario latihan yakni menghadapi massa pengunjuk rasa yang melakukan tindakan anarkis, seperti pelemparan batu dan pembakaran ban. Personel dilatih untuk memadamkan api, melindungi diri dari lemparan, serta mengamankan provokator yang memicu kericuhan.
Mantan Kapolres Malinau, Kalimantan Utara itu menyampaikan, latihan dalmas ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan intensitasnya, untuk memastikan seluruh personel siap dan mampu bertindak secara profesional serta humanis, dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
“Kami menekankan pentingnya tindakan persuasif dan humanis dalam setiap tindakan pengendalian massa. Penggunaan kekuatan hanya akan dilakukan sebagai upaya terakhir, setelah semua cara persuasif tidak berhasil," demikian Heru Eko Wibowo.
Baca juga: Pentas seni meriahkan Hari Tari Sedunia di Gunung Mas
Baca juga: Pemkab Kotim dan Pemkab Gunung Mas jajaki kerja sama
Baca juga: Bupati berharap pemuda Gumas bisa kembali wakili Kalteng pada PPAP
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
