Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Rifa’i menyatakan bahwa pihaknya sedang mewacanakan langkah strategis dan efisiensi, dengan menggabungkan sejumlah dinas di lingkungan pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
Rencana penggabungan ini bukan tanpa alasan dan tetap memperhatikan tata kelola pemerintahan secara efektif serta efisiensi, kata Ahmad Rifa’i di Pulang Pisau, Selasa.
"Terpenting lagi, mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang lebih terarah," tambahnya.
Ia menegaskan, perubahan ini tertuang dalam Raperda tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 4 tahun 2016 mengenai pembentukan dan susunan perangkat daerah. Peraturan tersebut, paparnya, disusun untuk memperkuat struktur birokrasi yang lebih sederhana namun tetap optimal dalam menjalankan tugas pembangunan.
"Penyusunan Raperda ini adalah bagian dari upaya kita untuk menata ulang organisasi perangkat daerah agar lebih fokus dalam menjalankan program pemerintah, tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik yang diterima masyarakat," tutur Rifa'i.
Dia menyebut rencana penggabungan tersebut juga dilatarbelakangi pertimbangan efisiensi anggaran dengan dinas yang lebih terintegrasi. Pemerintah setempat dapat mengurangi biaya operasional, namun tetap memaksimalkan pencapaian program pembangunan.
Baca juga: Pembangunan monumen karhutla di Pulpis jadi pengingat jaga hutan
Dirinya menjelaskan saat ini pihaknya belum dapat menyebutkan dinas mana saja yang digabungkan karena proses pembahasan masih harus dilakukan bersama DPRD Pulang Pisau untuk menentukan kriteria terbaik dalam penggabungan.
Rifa’i berharap langkah ini mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD karena tujuan utama adalah untuk mewujudkan pemerintahan daerah yang lebih responsif dan membawa Pulang Pisau menuju arah pembangunan yang lebih baik.
"Kami berharap dengan adanya penggabungan struktur organisasi perangkat daerah ini, roda pemerintahan dapat berjalan lebih cepat, dan Pulang Pisau bisa semakin maju serta memberi manfaat besar bagi masyarakat luas," demikian Ahmad Rifa'i.
Baca juga: Disperindagkop Pulang Pisau targetkan UMKM sebagai fondasi ekonomi daerah
Baca juga: Perputaran uang di Handep Hapakat Fair 2025 capai Rp1,5 miliar
Baca juga: Bupati Pulang Pisau: Jadikan peringatan Kemerdekaan RI perkokoh persatuan bangsa
