
Personel intel Polres Kotim diduga menghilang sejak 20 Agustus

Sampit (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah melakukan berbagai upaya maksimal menemukan seorang personel intel berpangkat Bripda berinisial MF, yang tidak diketahui keberadaan maupun kabarnya sejak Rabu (20/8/2025).
"Kami telah melakukan koordinasi dengan setiap jajaran dan satuan fungsi, serta menggunakan sumber daya yg ada untuk dapat bekerja sama dalam menangani masalah keluarga kami Bripda MF," kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko di Sampit, Selasa.
Edy menyampaikan, bahwa pihaknya telah menerima laporan orang hilang dari keluarga Bripda MF Senin (25/8) dan segera menindak lanjuti laporan tersebut, kendati saat ini ia belum bisa menyampaikan perkembangan terkait upaya pencarian.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan dari Kapolres Kotim agar seluruh personel selalu menjaga marwah institusi Polri yakni dengan menjaga kedisiplinan dan tidak melakukan pelanggaran.
"Kedisiplinan adalah fondasi dasar yang harus dimiliki setiap personel. Jika disiplin sudah tertanam kuat, maka kinerja dan pelayanan kita kepada masyarakat akan semakin maksimal," pungkasnya.
Hilangnya anggota kepolisian ini turut menjadi perbincangan di dunia maya, setelah poster informasi hilangnya Bripda MF beredar di media sosial sampai menimbulkan banyak spekulasi.
Bripda MF berusia 23 tahun diketahui merupakan anggota Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) Polres Kotim. Pemuda kelahiran 2001 tersebut tinggal bersama orang tuanya di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Menurut ayah Bripda MF, Zainudin, yang bersangkutan terakhir terlihat pada Rabu pagi ketika berangkat ke rumah jabatan (rujab) Kasat Intelkam untuk bertugas. Namun, keesokan harinya rekan kerja Bripda MF menginformasikan ke pihak keluarga, bahwa yang bersangkutan tidak masuk kerja dan telepon selulernya tidak bisa dihubungi.
"Kami kaget karena baru tahu dia tidak masuk kerja dan Hp nya juga tidak bisa dihubungi. Rabu pagi dia diantar ke rujab Kasat Intelkam diantarkan pamannya, karena memang biasanya sebelum ke kantor dia ke tempat Kasat dulu," ujar Zainudin.
Baca juga: Masyarakat Kotim diingatkan bayar PBB-P2 tepat waktu agar terhindar sanksi
Ia melanjutkan, terakhir kali ini berbincang dengan Bripda MF adalah pada Selasa (19/8) malam, dan semua tampak normal. Bripda MF tidak ada mengeluh terkait pekerjaan dan sebagainya, sehingga tidak menimbulkan firasat apapun bagi keluarganya.
Menghilangnya Bripda MF ini menimbulkan kekhawatiran bagi pihak keluarga, sebab tidak biasanya yang bersangkutan menghilang tanpa kabar apapun dan tidak bisa dihubungi.
Oleh karena itu, Zainudin didampingi anak perempuan sekaligus kakak dari Bripda MF, yakni Fenti Indriani membuat laporan orang hilang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kotim.
Fenti menyampaikan, ketika membuat laporan pihaknya juga menjalani pemeriksaan dan mendapat 23 pertanyaan dari kepolisian yang semuanya dijawab dengan lancar.
Pihaknya juga sempat dipertemukan dengan Kapolres Kotim secara langsung yang menjamin akan memproses dan menindaklanjuti laporan tersebut semaksimal mungkin.
"Sementara kasus ini kami serahkan sepenuhnya ke Polres Kotim. Semoga adik saya cepat ditemukan dan Polres Kotim bisa memperluas pencariannya," ucapnya.
Baca juga: Raperda inisiatif tentang hak keuangan dan administrasi DPRD Kotim disepakati
Disamping itu, Fenti menyebutkan bahwa ia bersama keluarga juga akan melakukan upaya pencarian dengan dibantu masyarakat agar proses pencarian segera membuahkan hasil.
Ia pun menanggapi banyaknya spekulasi di media sosial terkait menghilangnya Bripda MF, ia berharap agar warganet tetap fokus pada pencarian Bripda MF dan tidak membuat spekulasi negatif yang tidak bisa dibuktikan dan dapat menggiring opini publik.
"Kami harap tidak menggiring opini publik dan semoga Polres Kotim bisa segera menemukan adik kami dalam keadaan sehat dan selamat," demikian Fenti.
Baca juga: Disdik Kotim ikut meriahkan Sampit Trade Expo dengan tema 7 KAIH
Baca juga: Bapemperda Kotim sempurnakan Raperda Hak Keuangan dan Administrasi Legislatif
Baca juga: DPRD Kotim berikan edukasi politik lewat Sampit Trade Expo 2025
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
