Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (FK UMPR), Kalimantan Tengah, resmi melantik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pertama pada momentum bersejarah yang digelar bersamaan dengan kegiatan P2KK mahasiswa baru.
"BEM sebagai penggerak organisasi mahasiswa dan jembatan antara mahasiswa dengan pihak fakultas memiliki peran penting," kata Wakil Dekan I FK UMPR, Dr dr Faradila usai melantik BEM FK UMPR di Palangka Raya, Rabu,
Dia mengatakan, menjadi pengurus BEM juga merupakan amanah yang tidak mudah dilaksanakan.
"Jabatan itu sementara, tetapi tanggung jawabnya besar. Tugas ini kuncinya adalah amanah, teladan, dan pengabdian. Pantaskan diri kalian untuk mengemban tanggung jawab ini, jaga kekompakan, dan junjung tinggi nama FK UMPR,” pesannya.
Adapun susunan kepengurusan BEM FK UMPR periode pertama yang berjumlah 18 orang adalah Ketua Umum, Sita Ariani, Wakil Ketua Christyan Zefanya Nabelano, Sekretaris I Rival Azmi dan Sekretaris II Girlly Albertha.
Kemudian Bendahara Ni Wayan Caesafrianita, Bidang Pendidikan dan Akademik Gadis Arivia Fahna, Imelda, Denada Gresya Theophilia Napitupulu, Qoriah dan Bidang Minat dan Bakat adalah Ariq Rajwa Naufal, Ronald Aprilio dan Dea Amalisa Febriyanti.
Selanjutnya Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat Lyra Nadia, Saskia Salsabila, Chumaira Elzahwa Fauzi, Nickholas Purnama Alam, dan Bidang Informasi dan Komunikasi Ferdinand Panenga, Christhoper Delfia Bugis dan Citra Mutiara Suci.
Ketua Umum BEM FK UMPR, Sita Ariani, menyampaikan rasa bangga sekaligus tanggung jawab besar yang diemban. Dia menambahkan, sebagai ketua umum kegiatan P2KK sekaligus Ketua BEM pertama FK UMPR, kegiatan ini sangat berkesan baginya.
Baca juga: Sebanyak 50 mahasiswa baru Fakultas Kedokteran UMPR ikuti P2KK
"Dengan semangat, BEM FK UMPR siap berkomitmen menjadi jembatan aktif antara mahasiswa dan fakultas, wadah pengembangan potensi akademik, kreativitas, kepemimpinan, serta jiwa sosial. Kami ingin menciptakan lingkungan yang sehat, suportif, dan penuh kolaborasi,” ungkapnya.
Sita juga menekankan pentingnya sinergi semua pihak. Amanah tersebut akan diembannya dengan sepenuh hati. Menurut dia, perubahan yang baik tidak hanya datang dari satu orang, tetapi dari seluruh elemen mahasiswa FK UMPR.
"Karena itu, saya mengajak rekan-rekan agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku, penggerak, dan penjaga nilai-nilai luhur profesi dokter yang kita cita-citakan bersama,” katanya.
Baca juga: Fapertahut UMPR laksanakan PKKMB bertema Regena Fapertahut
Baca juga: Dosen-Tendik Fisipol UMPR Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi BNSP
Baca juga: FKG UMPR sambut mahasiswa baru lewat P2KK "Senyum FKG 2025"
