
Wali Kota Palangka Raya: Pejabat harus hindari pernyataan provokatif

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) Fairid Naparin meminta pejabat di lingkungan pemerintah setempat untuk menghindari pernyataan provokatif yang dapat menyulut kemarahan masyarakat dan pihak lain.
"Para pejabat harus membangun komunikasi publik yang baik, santun dan berempati kepada masyarakat," kata Fairid saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Senin.
Pria nomor satu di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya ini juga menunda perjalanan dinas luar daerah terkecuali yang bersifat sangat mendesak dan mendapat izin khusus dari Wali Kota Palangka Raya.
Dalam rangka menyikapi perkembangan dan situasi dan kondisi terkini, Wali Kota Palangka Raya juga telah mengeluarkan surat edaran bernomor B-100/685/Bag.Pem/VIII/2025 tentang peningkatan kewaspadaan dan keamanan lingkungan di Wilayah Ibu Kota Provinsi Kalteng.
Pada surat edaran itu juga diterangkan bahwa pejabat tidak mengunggah atau mempublikasikan kegiatan seremonial apabila tidak bersifat edukatif dan informatif tentang pembangunan di berbagai platform media.
Baca juga: DKUKMP Katingan dan PKH dampingi UMKM dapatkan sertifikat halal
Fairid mengatakan, dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusifitas wilayah Kota Palangka Raya, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap fasilitas publik dan lingkungan masyarakat dia juga menginstruksikan sejumlah hal.
Pertama, camat dan kurah se-Kota Palangka Raya agar mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di wilayahnya masing-masing, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kemudian, Seluruh Kepala Perangkat Daerah agar meningkatkan penjagaan terhadap fasilitas publik sesuai dengan urusan dan kewenangan masing-masing, sehingga sarana dan prasarana pelayanan publik tetap terpelihara dan aman.
"Tetap jaga kondusifitas Kota Palangka Raya silahkan sampaikan aspirasi sesuai aturan yang berlaku. Jangan terpancing provokasi dan mari tetap jaga Kota Palangka Raya sebagai kota yang aman, nyaman, damai dan kondusif," katanya.
Pentingnya wilayah tetap kondusif adalah untuk memastikan masyarakat selalu mendapatkan rasa aman, nyaman sehingga bisa berfokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan, ekonomi dan pendidikan.
Baca juga: PKKMB FAI UMPR dorong mahasiswa teladani peradaban untuk masa depan
Baca juga: FBI UMPR gelar jalan sehat dan senam bersama meriahkan PKKMB
Baca juga: Penutupan PKKMB FK UMPR dimeriahkan dengan pentas seni
Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
