Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hap Baperdu meminta pemerintah kota untuk memastikan perlindungan bagi UMKM.
"Kami mengapresiasi pemerintah kota menggelar seminar awal analisis kebijakan pengelolaan pasar modern, dengan melibatkan pelaku UMKM secara langsung," katanya di Palangka Raya, Senin.
Dia mengungkapkan, kegiatan itu menjadi langkah nyata pemerintah kota dalam memberikan pemahaman pelaku UMKM untuk merumuskan kebijakan strategis terkait pasar modern.
Dengan melibatkan pelaku UMKM secara langsung, memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pasar tradisional dan UMKM dalam pengelolaan pasar modern.
"Inilah bukti pentingnya suatu sinergi antara pemerintah, legislator, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan sistem perdagangan yang sehat, adil, dan berkelanjutan," ucapnya.
Hap berharap kebijakan yang dihasilkan dari seminar ini mampu memberikan keseimbangan antara pasar modern dan keberlangsungan usaha lokal.
Baca juga: Peneliti: Mahasiswa masih sulit gunakan Noun Phrases dalam tulisan Bahasa Inggris
Pihaknya selaku DPRD Kota Palangka Raya akan terus mengawal proses ini agar setiap regulasi yang diterapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus melindungi pelaku usaha kecil dan menengah.
"Kami tidak ingin kebijakan yang lahir justru menekan pelaku UMKM. Prinsipnya, pemerintah harus hadir memastikan agar pelaku usaha kecil tidak tersisih akibat ekspansi pasar modern," ujarnya.
Hap menambahkan, penguatan regulasi yang berpihak pada UMKM perlu disertai dengan pendampingan dan akses permodalan yang memadai.
Hal ini agar pelaku usaha lokal mampu bersaing secara sehat tanpa kehilangan karakteristik produk dan nilai kearifan lokalnya.
Selain itu, Hap juga mengingatkan agar setiap kebijakan yang menyangkut sektor perdagangan dilakukan secara transparan dan melibatkan semua pihak terkait.
"Dengan demikian, arah pembangunan ekonomi di Kota Palangka Raya dapat berjalan seimbang antara modernisasi pasar dan perlindungan terhadap pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah," demikian Hap.
Baca juga: Mahasiswa FKIP UMPR lolos ONMIPA tingkat nasional 2025
Baca juga: Miliki pengalaman berkesan dengan October Indulgence dari Swiss-Belhotel Danum
Baca juga: Pertamina inspeksi tiga SPBU di Palangka Raya
