Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jayani, menyampaikan dukungan penuh terhadap arahan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari yang menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan dan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Menurut Jayani, apa yang disampaikan KSP sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat sistem pendidikan yang inklusif dan relevan dengan karakteristik daerah. Pihaknya berupaya memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan berkualitas tanpa terkendala jarak, kondisi sosial, maupun ekonomi.
“Kami sependapat dengan arahan Kepala Staf Kepresidenan bahwa pemerataan akses pendidikan adalah kunci untuk mencetak generasi unggul. Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan terus berupaya agar seluruh satuan pendidikan di Palangka Raya dapat memberikan layanan belajar yang adil dan berkualitas bagi semua," kata Jayani di Palangka Raya, Jumat.
Ia menjelaskan, Disdik telah menjalankan sejumlah program yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan literasi, serta pemanfaatan teknologi pendidikan untuk menjangkau peserta didik di wilayah pinggiran dan pelosok.
Selain itu, Jayani juga mengapresiasi pernyataan Kepala Staf Kepresidenan yang menyoroti pentingnya inovasi pembelajaran berbasis kebutuhan lokal. Ia menilai pendekatan tersebut menjadi landasan penting dalam menciptakan suasana belajar yang bermakna serta menumbuhkan karakter dan kearifan daerah pada peserta didik.
“Pembelajaran yang mengangkat potensi dan budaya lokal akan membantu anak-anak lebih mengenal identitasnya. Hal ini sangat relevan dengan semangat Merdeka Belajar yang mendorong kreativitas dan kemandirian peserta didik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Jayani juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Sekolah Rakyat, salah satu komunitas pendidikan di Palangka Raya yang dinilai telah berperan aktif dalam meningkatkan literasi dan keterampilan dasar anak-anak di lingkungan setempat.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata bahwa partisipasi masyarakat sangat berpengaruh dalam memperluas jangkauan pendidikan.
“Sekolah Rakyat adalah contoh kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah dalam mendukung peningkatan literasi dasar. Kami tentu akan terus mendorong sinergi seperti ini agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” ujar Jayani menegaskan.
Ia menambahkan, Disdik Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mengembangkan program pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.
Dengan dukungan dan sinergi lintas sektor, kata Jayani, diharapkan upaya pemerataan pendidikan dan inovasi pembelajaran di Kota Palangka Raya dapat menjadi contoh positif dalam pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.
