Buntok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan penambangan emas tanpa izin (PETI) yang mulai marak terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito wilayah setempat.
"Kita akan membentuk satgas dan mengenai pembentukan tim satgas ini merupakan kewenangan bupati," kata Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha usai memimpin rapat mengenai hal itu di Buntok, Senin.
Ia mengatakan, tim satgas tersebut nantinya terdiri dari berbagai unsur yang diantaranya dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, camat dan tokoh masyarakat.
Menurut dia, setelah tim satgas terbentuk maka akan langsung turun ke lapangan guna memberikan sosialisasi dan edukasi terkait dampak ekosistem dari PETI di DAS Barito.
Baca juga: Legislator Barsel minta penyaluran pupuk bersubsidi untuk petani dipermudah
"Dalam sosialisasi dan edukasi itu nantinya, kita akan memberikan pemahaman tentang dampak yang ditimbulkan dari PETI maupun bagaimana proses perizinannya," terang Khristianto Yudha.
Menurut dia, wilayah Barito Selatan ini hampir 85 persen masuk dalam kawasan hutan dan menambang emas di kawasan DAS Barito tentunya tidak mungkin diberikan izin.
Dia juga menyampaikan, mengenai PETI ini juga merupakan salah satu permasalahan nasional dan terjadi di sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.
Oleh karena itu, pembentukan satgas yang akan dilaksanakan nantinya itu dilakukan sementara menunggu adanya regulasi dari pemerintah pusat.
Plt Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Barito Selatan Eko Hermansyah menyampaikan, berdasarkan informasi di lapangan, penambangan emas tanpa izin ini terjadi di tiga kecamatan.
"PETI tersebut terjadi di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Dusun Utara, Dusun Selatan dan di Kecamatan Karau Kuala," jelasnya.
Untuk jumlah alat penambangan emas di wilayah Kecamatan Dusun Utara tercatat sebanyak 23 unit. Di Kecamatan Dusun Selatan 45 unit dan di Kecamatan Karau Kuala sebanyak 105 unit, sehingga totalnya sebanyak 195 unit.
Baca juga: DPRD Barito Selatan fokus bahas APBD 2026
Baca juga: Kormi Barito Selatan siap selenggarakan Forkab
Baca juga: Pemkab apresiasi peran STIE Dahani Dahanai memajukan dunia pendidikan
