Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, meraih penghargaan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025 untuk kategori Informatif dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Tengah.
"Kita memperoleh penghargaan dari provinsi. Nanti akan ada penyerahan secara resmi dari Komisi Informasi Kalimantan Tengah untuk kategori Informatif," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur, Jumberi di Sampit, Selasa.
Penghargaan Informatif merupakan predikat tertinggi yang menunjukkan badan publik telah memenuhi kriteria keterbukaan informasi publik sesuai Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Pencapaian ini disambut gembira, khususnya oleh jajaran Diskominfo yang menjadi ujung tombak dalam koordinasi dan kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah lainnya. Apalagi, capaian penghargaan kategori Informatif ini meningkat dibanding 2024 lalu yang hanya meraih penghargaan kategori Menuju Informatif.
Jumberi mengaku senang karena bisa turut membantu upaya ini. Ini menjadi kenang-kenangan baginya karena hari ini dia resmi memulai tugas baru sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Kotawaringin Timur.
Menurutnya, penghargaan Informatif menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Dalam mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik terus meningkat.
"Harapan kita semua, masyarakat tahu tentang keterbukaan terkait pelaksanaan pembangunan. Semua informasi apa saja yang berhak diketahui publik, diharapkan sudah tersampaikan dengan baik kepada masyarakat," demikian Jumberi.
Sebelumnya, Rabu (15/10/2025) lalu, Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati melakukan presentasi dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2025 di Palangka Raya.
Paparan disampaikannya di hadapan penilai dari Tim Monev Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Kalimantan Tengah, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah serta unsur pimpinan Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah.
Irawati hadir didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur Jumberi serta Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Agus Pria Dany dan pejabat lainnya.
Baca juga: Bapperida raih penghargaan Terbaik I Keterbukaan Informasi Publik di Kotim
Dijelaskan Irawati, dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik, pihaknya bersyukur bersyukur karena PPID telah terbentuk di seluruh tingkatan, mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan hingga desa. Capaian ini mencapai 100 persen, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang baru berada di angka 60 persen.
Pelaksanaan keterbukaan informasi publik sejalan dengan visi Kabupaten Kotawaringin Timur, yaitu mewujudkan Kotawaringin Timur yang sejahtera, bermartabat, maju dan berkelanjutan.
Keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dari misi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, dukungan anggaran untuk layanan informasi publik terus meningkat dari tahun ke tahun.
Berdasarkan DPA Diskominfo Kotim, anggaran keterbukaan informasi publik meningkat dari Rp16,9 juta pada 2021 dan 2022, menjadi Rp150 juta per tahun sejak 2023 hingga 2025. Hal ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat layanan PPID di seluruh tingkatan.
Untuk memperkuat implementasi keterbukaan informasi, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menetapkan tiga strategi utama, yakni penguatan kelembagaan PPID, perluasan jangkauan PPID hingga desa dan kelurahan, serta sinergi dan kolaborasi.
Penguatan kelembagaan PPID dilakukan melalui kegiatan Penganugerahan PPID Pelaksana Terbaik di tingkat OPD dan kecamatan. Ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja PPID dalam memberikan layanan informasi publik.
Perluasan jangkauan PPID hingga desa dan kelurahan diwujudkan dengan membentuk PPID Pelaksana di 168 desa dan 17 kelurahan, sehingga keterbukaan informasi kini dapat dirasakan hingga tingkat paling bawah masyarakat.
Sementara itu sinergi dan kolaborasi diwujudkan dengan terus memperkuat kerja sama lintas OPD serta menjalin kolaborasi dengan media massa dalam membangun budaya transparansi.
Baca juga: Disdik Kotim bentuk Tim Pengelolaan Pengaduan tingkatkan akuntabilitas
Baca juga: Kotim dan Seruyan perkuat kolaborasi membangun daerah
Baca juga: Fraksi Golkar DPRD Kotim tekankan pentingnya pengawasan mutu dan efisiensi
