Rakorda LH perkuat koordinasi pemda Se-Kalteng kelola lingkungan hidup

id pemprov kalteng, dlh kalteng, pengelolaan sampah, joni harta, kalimantan tengah

Rakorda LH perkuat koordinasi pemda Se-Kalteng kelola lingkungan hidup

Rakorda Lingkungan Hidup Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (6/11/2025). (ANTARA/HO-Instagram-dlhkab.kotim)

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan rapat koordinasi daerah (rakorda) lingkungan hidup di Palangka Raya, Kamis.

Rakorda ini diselenggarakan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam pengelolaan lingkungan hidup khususnya pengelolaan sampah.

"Saya menginstruksikan seluruh kepala dinas lingkungan hidup provinsi dan kabupaten/kota memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan sampah," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Yuas Elko.

Dia menekankan agar kebijakan daerah harus selaras dengan regulasi nasional, sehingga diperlukan koordinasi dengan dinas terkait maupun perangkat desa.

Kemudian mendorong penandatanganan nota kesepahaman dengan pelaku usaha dan komunitas masyarakat, serta penyusunan roadmap pengelolaan sampah Kalimantan Tengah 2025–2030.

"Saya juga menekankan pentingnya modernisasi pengelolaan sampah dengan menutup praktik pembuangan terbuka. Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota agar menyiapkan transisi ke sistem sanitary landfill," pintanya.

Baca juga: Kunjungi IAHN Tampung Penyang, Menag perkuat gagasan ekoteologi

Pengembangan TPA regional berteknologi ramah lingkungan juga menjadi prioritas, dengan target renovasi atau pembangunan TPA yang sesuai standar.

"Untuk mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan, kita perlu mengembangkan ekonomi sirkular dan teknologi tepat guna," jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng Joni Harta mengatakan, pelaksanaan rakorda ini juga bertujuan untuk mengevaluasi capaian serta kendala pengelolaan sampah di daerah.

"Menyamakan persepsi dan arah kebijakan terkait pengurangan sampah yang ramah lingkungan," terangnya.

Joni juga menyebut, pertemuan ini sebagai sarana strategis dalam mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang di lapangan.

"Agar kita bisa menemukan solusi inovatif berbasis teknologi dan ekonomi sirkular," tuturnya.

Baca juga: Posbankum hadir permudah masyarakat Kalimantan Tengah mengakses keadilan

Baca juga: Temui warga di Bukit Tunggal, Menkum instruksikan posbankum bantu penyelesaian konflik agraria

Baca juga: Pemprov Kalteng: Huma Betang Goes to Campus perkuat wawasan kebangsaan


Pewarta :
Editor : Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.