Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah Jaya S Monong merasa bersyukur kerukunan umat beragama di daerah setempat selalu terjaga dan tergambar saat peresmian gedung Gereja Tabernakel Tubuh Kristus (GTTK) Kristus Penolong Kuala Kurun.
“Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam membangun Gumas di segala bidang, termasuk menjaga kerukunan umat beragama. Terbukti saat peresmian gedung GTTK ini, saya lihat hadir dari denominasi gereja yang ada,” ucapnya di Kuala Kurun, Selasa.
Baca juga: Gerakan antikorupsi wujudkan pemerintahan Gunung Mas bersih
Lebih lanjut, dengan telah diresmikannya gedung gereja, ia berharap jemaat GTTK Kristus Penolong Kuala Kurun akan semakin giat beribadah, serta semakin sungguh-sungguh dalam menjalankan tugas gereja yakni bersaksi, bersekutu dan melayani.
Yang tak kalah penting, sambung orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Gumas ini, jemaat GTTK Kristus Penolong Kuala Kurun harus bisa menjaga kebersihan dan merawat gedung gereja, demi kenyamanan bersama.
Baca juga: Sekolah Rakyat harapan baru bagi anak kurang mampu di Gunung Mas
Sementara itu, Gembala Sidang GTTK Kristus Penolong Kuala Kurun Pdt Budi Harta menyampaikan, peletakan batu pertama gedung gereja dilakukan pada Desember 2021.
Pembangunan gedung gereja yang memiliki daya tampung ratusan jemaat ini menelan biaya sekitar Rp700 juta, yang berasal dari pemerintah daerah, anggota dewan, jemaat, dan berbagai pihak lainnya.
Kendati demikian, ia berharap dukungan dari Pemda Gumas untuk kelengkapan sarana yang diperlukan, demi kelancaran pelayanan GTTK Kristus Penolong Kuala Kurun.
Baca juga: Ketua DPRD Gumas apresiasi konsistensi pemkab dalam pembangunan bidang olahraga
Baca juga: Pemkab Gumas terus berupaya perkuat karakter generasi muda
Baca juga: HUT ke-14 partai jadi momentum NasDem DPRD Gumas tingkatkan pengabdian
