Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno, menyatakan bahwa Pemkab Kapuas, berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh kegiatan keagamaan dan pembinaan tilawatil Qur’an di semua tingkatan.
“Kami akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan. Mari bersama kita gali potensi dan bakat generasi muda dari desa hingga kabupaten untuk menjadi duta daerah yang siap tampil di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Bupati Wiyatno, di Kuala Kapuas, Rabu.
Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di Pemkab Kapuas ini, saat memberikan sambutan pada pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kapuas Tahun 2025, yang akan mengikuti MTQ dan Hadist tingkat Provinsi Kalteng, di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, dari tanggal 14 hingga 22 November 2025 mendatang.
Wiyatno menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, termasuk para pelatih dan peserta yang akan berjuang membawa nama daerah.
“Pelaksanaan MTQ dan Hadits bukan hanya menjadi ajang kompetisi seni baca Al-Qur’an, tetapi juga wadah pembinaan mental, spiritual, dan penguatan budaya Islam di daerah kita,” ujarnya.
Wiyatno menekankan pentingnya peran LPTQ Kabupaten Kapuas sebagai lembaga pembina yang tidak hanya menyiapkan peserta lomba, tetapi juga menjalankan pembinaan berkelanjutan untuk mencetak generasi Qur’ani.
“LPTQ jangan hanya berfungsi menyiapkan peserta untuk bertanding, tetapi juga menjadi wadah pembinaan berkesinambungan agar seni dan budaya Islam terus tumbuh di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kepada para kafilah MTQ dan Hadist XXXIII yang akan bertolak ke Muara Teweh, Wiyatno berpesan agar selalu menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan penampilan terbaik selama lomba berlangsung.
“Saya berharap seluruh peserta menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaik agar dapat mengharumkan nama Kabupaten Kapuas di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah,” demikian Wiyatno.
Sementara dalam pelepasan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat ukhuwah Islamiah serta wujud dukungan nyata Pemkab Kapuas terhadap pengembangan potensi keagamaan dan peningkatan prestasi daerah di bidang tilawatil Qur’an.
