Bupati Kotim pastikan bonus kafilah tetap jalan meski efisiensi anggaran

id Bupati Kotawaringin Timur, Kotim, Kalimantan Tengah, Halikinnor, Kotawaringin Timur, Kalteng

Bupati Kotim pastikan bonus kafilah tetap jalan meski efisiensi anggaran

Bupati Kotim Halikinnor melepas secara resmi Kafilah Kotim untuk mengikuti MTQH XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (14/11/2025). ANTARA/Devita Maulina.

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Halikinnor memastikan akan tetap ada bonus bagi kafilah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH), yang berhasil meraih juara pada ajang tingkat provinsi, meskipun kondisi anggaran daerah tengah mengalami efisiensi.

Pemkab tetap memberikan bonus kepada seluruh kafilah yang meraih juara pada MTQH XXXIII Kalteng sebagai penyemangat, kata Halikinnor saat melepas kafilah asal Kotim di Sampit, Jumat.

"Jadi walaupun kita sedang efisiensi, tetapi untuk kegiatan keagamaan kita tidak boleh kendor karena ini bekal kita untuk kembali ke hadirat Allah SWT,” tambahnya.

Adapun acara pelepasan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kotim ini turut dihadiri Pj Sekda Kotim, Ketua LPTQ, Kepala Kantor Kemenag Kotim, Ketua MUI Kotim dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) setempat.

Halikinnor menjelaskan, pemberian bonus ini sebagai bentuk motivasi sekaligus apresiasi dari pemerintah daerah bagi para kafilah yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang bergengsi tersebut.

Ia bahkan menyebutkan nominal bonus yang akan diberikan, sesuai dengan tingkat prestasi yang diraih peserta, yakni juara pertama mendapat Rp15 juta, juara kedua Rp10 juta, juara ketiga Rp7,5 juta dan juara harapan Rp5 juta.

"Makanya saya minta semangatnya dalam mengikuti perlombaan ini. Jangan grogi. Siapkan mental dan fisik dengan baik, karena walau sepintar apapun kita jika mental dan fisik kita tidak prima maka bisa mengganggu penampilan," ucapnya.

Mengenai target prestasi, Halikinnor menyampaikan bahwa tentunya ia berharap predikat juara umum yang berhasil diraih kafilah Kotim pada MTQH XXXII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun lalu bisa dipertahankan.

Namun, ia tidak memungkiri bahwa persaingan kali ini semakin ketat. Kabupaten Barito Utara sebagai saingan terberat Kotim sebelumnya, yang berada satu tingkat di bawah Kotim, kali ini menjadi tuan rumah penyelenggara. Hal itu dinilai menjadi keunggulan bagi Barito Utara.

"Tapi jangan melihat dari itunya, melainkan dengan keikhlasan, tawadhu, ikhtiar, serta doa kita harus tetap optimis. Selain itu, juara umum memang menjadi kebanggaan namun bukan itu tujuan kita, tetapi bagaimana kita mengamalkan Al quran dalam kehidupan kita sehari-hari," pungkasnya.

Baca juga: Hubungi Wamendagri, Bupati Kotim harap daerah diberi keleluasaan atur efisiensi anggaran

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kotim Fajrurrahman menyampaikan jumlah anggota kafilah asal Kotim sebanyak 111 orang yang akan mengikuti semua cabang lomba pada ajang yang digelar selama kurang lebih sepekan, yakni 14-22 November 2025.

Cabang lomba yang dibuka pada MTQH XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah meliputi, Seni Baca Al quran, Qira’at Al quran, Hifzil Al quran, Tafsir Al quran, Fahmil Al quran, Syahril Al quran, Seni Kaligrafi Al quran, Karya Tulis Ilmiah Al quran dan Musabaqah Al-Hadist.

"Jadi kali ini kita mengikuti semua cabang lomba, segala sesuatu sudah kami persiapkan, termasuk pemondokan, armada penumpang satu dari PO swasta dan dua dari Dinas Perhubungan, serta kendaraan lainnya. Juga ada pengawalan dari Satlantas dan Dishub, serta tenaga kesehatan," sebutnya.

Pensiunan ASN Kotim ini menambahkan, untuk menghadapi MTQH tingkat provinsi kali ini pihaknya telah melaksanakan pemusatan latihan sejak beberapa bulan sebelumnya, baik secara langsung maupun daring.

Bahkan melibatkan ustadz dari luar daerah, salah satunya dari Palangka Raya. Dengan persiapan yang cukup matang ini pihaknya optimis dapat mempertahankan predikat juara umum.

"Kami optimis dapat mempertahankan juara umum, untuk itu kami mohon doa seluruh masyarakat Kotim. Walaupun, seperti yang disampaikan Bupati, bahwa yang paling utama itu bukan juara umumnya, tetapi bagaimana kita menjadi insan Al quran, juara umum itu saja," demikian Fajrurrahman.

Baca juga: Wujudkan Sampit Terang, Dishub prioritaskan fasilitas umum

Baca juga: Bunda PAUD Kotim terima penghargaan dari Mendikdasmen

Baca juga: Inovasi Si PeBeJe membuat Pemkab Kotim jadi perhatian nasional


Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.