Kontingen PGRI Kotim siap berlaga di Porsenijar nasional

id Porsenijar, PGRI Kotim, PGRI, guru, kalteng, Sampit, kotim, Kotawaringin Timur, Bupati Kotim, Halikinnor

Kontingen PGRI Kotim siap berlaga di Porsenijar nasional

Bupati Kotim Halikinnor menyerahkan bendera kepada Ketua PGRI Kotim Mahbub sebagai simbolis pelepasan kontingen Kotim untuk mengikuti Porsenijar 2025, Sabtu (22/11/2025). ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Halikinnor melepas Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) setempat, untuk mengikuti Pekan Olahraga, Seni dan Pengajar (Porsenijar) di tingkat nasional yang akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat.

“Saya mengucapkan selamat bertanding. Junjung sportivitas, tampilkan kerja keras dan kejujuran serta bawalah semangat Kotim untuk meraih prestasi terbaik,” kata Halikinnor di Sampit, Sabtu.

Acara pelepasan Kontingen PGRI Kotim ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang dilaksanakan di lapangan sepak bola Stadion 29 November Sampit.

Halikinnor menyampaikan, bahwa pelepasan kontingen kali ini bukan hanya untuk mewakili Kotim tetapi juga provinsi Kalimantan Tengah pada ajang di tingkat nasional. Pasalnya, anggota Kontingen Porsenijar Kalteng kali ini bahkan didominasi oleh Kotim.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru sebagai tiang moral dan sumber inspirasi bagi masa depan pendidikan yang lebih gemilang, termasuk dalam menyikapi suatu perlombaan.

“Semoga pada momentum HUT PGRI dan HGN ini menjadi penguat semangat kita untuk terus memajukan pendidikan. Besar harapan kami, para guru tetap menjadi tiang moral, sumber inspirasi dan jembatan menuju masa depan yang lebih gemilang,” pungkasnya.

Ketua PGRI Kotim Mahbub menjelaskan bahwa pelepasan kontingen ini dilakukan lebih awal karena menyesuaikan jadwal keberangkatan pengurus PGRI dan kontingen dan agenda Bupati yang sangat padat.

“Karena kami jajaran pengurus PGRI itu berangkat pada 25 November ke Bandung dan Bupati kalau Senin nanti tidak bisa. Tapi di sisi lain, kami juga butuh dukungan dari pemerintah daerah, sehingga pelepasan kontingen dimajukan,” ucapnya.

Baca juga: Bupati Kotim tegaskan pentingnya peran guru dalam menyongsong Indonesia Emas

Ia melanjutkan, jumlah kontingen asal Kotim pada Porsenijar nasional kali ini sebanyak 22 meliputi peserta dan official. Perwakilan Kotim akan mengikuti lima dari delapan cabang lomba yang digelar mulai dari 26-28 November 2025 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Kelima cabang lomba tersebut adalah tenis meja, catur, tari tunggal, vokal solo dan konten kreator. Sedangkan, tiga cabang lomba lainnya, yakni bulu tangkis, paduan suara dan praktik pembelajaran mendalam, akan diwakili oleh kabupaten lain di wilayah Kalimantan Tengah.

Persiapan dilakukan sejak 28 Oktober 2025, meliputi seleksi atlet, sparing dan lainnya. Dalam kesempatan ini, Mahbub pun mengungkapkan kebanggaannya karena ini adalah kali pertama PGRI Kotim melaksanakan Porsenijar di tingkat lokal sejak ia memimpin.

Porsenijar merupakan ajang bergengsi di PGRI. dan Kotim menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Kalimantan Tengah yang berhasil melaksanakan seleksi Porsenijar, meskipun diberikan waktu yang sangat mepet dari pusat.

“Kesuksesan seleksi ini berkat solidaritas luar biasa dari seluruh jajaran PGRI Kotim. Kami sangat solid dari bawah sampai ke atas bersatu padu dalam melaksanakan itu walaupun dengan dana patungan, karena kami ingin PGRI itu eksis, bisa memberikan ruang untuk guru mengeksplorasi, mengasah bakat, dan minat mereka,” ujarnya.

Berkaitan dengan target prestasi, Mahbub mengaku tak ingin menetapkan target yang muluk-muluk, mengingat ini kali pertama Kotim ikut dalam Porsenijar tingkat nasional.

Selain itu, menurutnya yang terpenting dari ajang ini sebenarnya untuk memberikan wadah bagi para guru atau tenaga pendidik untuk menyalurkan minat dan bakatnya, sekaligus bersilaturahim dengan perwakilan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

“Makanya, kami mohon dukungan, baik Bupati maupun seluruh elemen masyarakat. Insyaallah kami akan mencoba memberikan yang terbaik dan berusaha semaksimal untuk melaksanakan tugas kami selaku utusan dari Kalteng,” demikian Mahbub.

Baca juga: Bantuan pangan Presiden dan pasar murah jaga stabilitas harga di Kotim jelang Nataru

Baca juga: BPBD Kotim: Warga Satiruk diduga diterkam buaya

Baca juga: Kotim juara dua MTQH XXXIII Kalteng


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.