Tingkatkan sarana kesehatan, Pemkab Barut rehab RSUD Muara Teweh

id rsud muara teweh,operasi katarak barito utara,rehabilitasi rsud muara teweh,bupati barito utara,shalahuddin,barut,barito utara,kalteng

Tingkatkan sarana kesehatan, Pemkab Barut rehab RSUD Muara Teweh

Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Kepala Dinas Kesehatan Pariadi, Direktur RSUD dr Tiur Maida dan pejabat lainnya saat melakukan peninjauan operasi katarak di RSUD Muara Teweh, Sabtu (22/11/2025). ANTARA/HO-Diskominfosandi/Humas RSUD

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada 2026 meningkatkan kualitas sarana kesehatan termasuk melakukan rehabilitasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh.

"Pemerintah daerah merehab RSUD Muara Teweh agar lebih bagus dan nyaman bagi masyarakat. Rencananya rehab akan dilakukan sekitar Maret 2026," kata Bupati Barito Utara Shalahuddin di Muara Teweh, Sabtu.

Hal itu disampaikan Shalahuddin usai menghadiri Bakti Sosial Operasi Katarak yang dipusatkan di RSUD Muara Teweh, sebagai langkah konkret pemerintah daerah bersama Yayasan Kasih PAMA dalam membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak, Sabtu (22/11).

Menurut Shalahuddin katarak merupakan salah satu penyebab kebutaan tertinggi di Indonesia, namun dapat dicegah dan disembuhkan melalui tindakan operasi.

Katarak, katanya, merupakan salah satu penyebab kebutaan tertinggi yang sebenarnya dapat dicegah dan disembuhkan melalui tindakan operasi sederhana.

"Bakti sosial ini hadir sebagai wujud komitmen bersama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," kata Shalahuddin.

Baca juga: Pemkab Barito Utara - Deputi Wilayah VIII BPJS Kesehatan perkuat sinergi JKN

Baca juga: Pemkab Barito Utara perluas layanan kesehatan gratis warga tak mampu

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Pariadi AR menyatakan bakti sosial ini menargetkan 250 pasien yang akan menjalani operasi katarak.

"Sebanyak 250 orang akan menjalani operasi katarak dalam kegiatan bakti sosial ini. Seluruh peserta melewati proses screening oleh dokter spesialis mata untuk memastikan kelayakan dilakukan tindakan operasi," ucap Pariadi.

Bakti sosial operasi katarak ini berlangsung selama satu hari dengan seluruh pembiayaan didukung oleh Yayasan Kasih PAMA.

Bakti sosial ini diharapkan menjadi langkah nyata mengurangi angka kebutaan akibat katarak di Barito Utara sekaligus meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Baca juga: Juara MTQH Kalteng, Shalahuddin berikan bonus Rp300 juta dan umrah untuk kafilah Barut

Baca juga: Shalahuddin bangga Barito Utara juara umum MTQH Kalteng

Baca juga: Seminar Gerakan Cinta Al Quran di Barut untuk bentuk generasi Qurani


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.