Dua penelitian dosen FISIPOL UMPR lolos presentasi internasional

id umpr,palangka raya,kalimantan tengah

Dua penelitian dosen FISIPOL UMPR lolos presentasi internasional

Dua penelitian dosen FISIPOL UMPR lolos presentasi internasional. ANTARA/HO-UMPR

Palangka Raya (ANTARA) - Dua karya penelitian dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR), Kalimantan Tengah lolos dan dipresentasikan dalam International Conference On Interdisciplinary Research (ICIR) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya pada 29 November lalu.

"Konferensi ini menjadi ajang pertemuan para peneliti lintas disiplin dari berbagai institusi untuk membahas isu-isu global yang berkembang saat ini," kata Wakil Dekan I FISIPOL UMPR, Dr (Cand) Muhammad Anzarach Pratama MAP di Palangka Raya, Selasa.

Dia mengatakan, prestasi ini menunjukkan bahwa dosen FISIPOL UMPR tidak hanya aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu membaca isu-isu kontemporer yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dua penelitian ini berhasil menunjukkan kontribusi nyata FISIPOL di ranah riset internasional.

"Kami bangga dan berharap capaian ini memotivasi dosen lainnya untuk terus berkarya dan berpartisipasi dalam forum-forum akademik bertaraf global,” ujarnya.

Partisipasi dosen-dosen FISIPOL UMPR dalam ICIR 2025 di UIN Palangka Raya ini diharapkan semakin memperkuat reputasi UMPR di tingkat internasional, sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi riset interdisipliner yang memberikan dampak langsung bagi pengembangan ilmu dan masyarakat luas.

Pada ajang itu, penelitian pertama berjudul “Digital Literacy and Islamic Spiritual Values as Catalysts for Green Economic Behavior in the Digital Era”. Disusun Devi Yuliantina ME, Ainun Jariah MAP, Rahmita Sari MA dan Refa Asmianur MAP.

Baca juga: FH UMPR gelar penyuluhan hukum untuk jaga ekologi DAS Kahayan

Studi ini menyoroti bagaimana literasi digital yang kuat, ketika dipadukan dengan nilai-nilai spiritual Islam, dapat mendorong perilaku ekonomi hijau di tengah derasnya arus digitalisasi.

Tim menegaskan bahwa integrasi pemahaman teknologi dengan spiritualitas mampu menciptakan masyarakat yang lebih bijak, berkelanjutan, dan peduli terhadap lingkungan.

Kemudian penelitian kedua berjudul “Dakwah Humanis di Tangan Gen Z: Analisis Komunikasi Nilai Humanisme Islam di TikTok dan Instagram”.

Penelitian ini dipresentasikan oleh Rahmita Sari MA, Nafa Aqla Islami MA, Ainun Jariah MAP dan Devi Yuliantina ME.

Riset ini mengungkap bagaimana generasi Z menghadirkan pesan dakwah yang humanis, kreatif, dan dekat dengan keseharian audiens melalui platform digital populer.

Pendekatan ini dinilai mampu membawa nilai-nilai humanisme Islam ke ruang digital dengan cara yang lebih inklusif, segar dan mudah diterima generasi muda.

Baca juga: Tim UMPR latih siswa SMKN 7 Palangka Raya ubah limbah

Baca juga: Dosen UMPR dorong generasi muda ciptakan dampak positif bermedia sosial

Baca juga: Akademisi UMPR-mahasiswa FAI Perkuat spiritualitas napi perempuan


Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.