Palangka Raya (ANTARA) - Dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (FBIT) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis "Deep Learning" bagi guru-guru Bahasa Inggris di SMP GUPPI Palangka Raya.
"Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI)," kata dosen pelaksana PkM Ade S Permadi MPd di Palangka Raya, Minggu.
Dia menambahkan, kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menghasilkan media pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif dan relevan dengan perkembangan pendidikan di era digital.
“Kami ingin membantu para guru untuk tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam pembelajaran sehari-hari," katanya.
Dia menerangkan, "Deep learning" dapat menjadi alat yang sangat potensial untuk memperkaya proses belajar mengajar. Pihaknya pun berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal untuk transformasi digital di sekolah, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
”Melalui kegiatan PkM ini, diharapkan guru-guru Bahasa Inggris SMP GUPPI Palangka Raya semakin percaya diri dan terampil dalam mengintegrasikan teknologi mutakhir guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa," kata Ade.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan konsep dasar deep learning, pemanfaatan platform AI untuk mendukung materi ajar, hingga praktik langsung mengembangkan media pembelajaran digital berbasis kecerdasan buatan.
Para guru terlihat sangat antusias, terutama ketika mencoba membuat media pembelajaran yang dapat menyesuaikan tingkat kesulitan dengan kemampuan siswa.
Salah satu guru peserta, Komariah mengatakan, pelatihan itu membuka wawasannya sebagai guru.
"Ternyata teknologi deep learning tidak serumit yang kami bayangkan, bahkan dapat membantu kami membuat media pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif. Kegiatan ini sangat bermanfaat, dan kami berharap bisa dilanjutkan di masa mendatang," katanya.
Baca juga: Mahasiswa PAI UMPR juara II Nasional Poster di ajang PAI FAIR 2025
Baca juga: Mahasiswa PAI UMPR melaju ke final PAI Fair 2025 di Ancol
Baca juga: Workshop literasi digital UMPR hadirkan influencer Gen Z
