Logo Header Antaranews Kalteng

Tiga pelajar Kotim borong juara tenis meja Kalteng

Senin, 8 Desember 2025 06:26 WIB
Image Print
Ketiga pelajar asal Kotawaringin Timur yaitu Ahmad Jeffrey Ramadity Fairuz, Muhammad Azehar Junnianur dan Alaric Mayza Danendra Joesoef berhasil memborong gelar juara tunggal putra kategori pelajar pada Kejuaraan Tenis Meja Se-Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya dalam rangka memeriahkan HUT ke-54 Korpri. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Sampit (ANTARA) - Tiga pelajar asal Kabupaten Kotawaringin Timur berhasil mengharumkan nama daerah dengan memborong gelar juara pada ajang Kejuaraan Tenis Meja Se-Kalimantan Tengah yang digelar di Kota Palangka Raya dalam rangka memeriahkan HUT ke-54 Korpri.

Ketiga pelajar yang meraih juara tersebut yakni juara pertama Ahmad Jeffrey Ramadity Fairuz dari SMAN 1 Sampit, Juara Kedua Muhammad Azehar Junnianur dari SMPN 1 Sampit dan juara ketiga Alaric Mayza Danendra Joesoef asal SMPN 1 Sampit. Mereka berjaya di kategori tunggal putra pelajar.

"Alhamdulillah pelajar kita asal Kotim berhasil menyapu bersih semua juara satu ,dua dan tiga, semua berkat kerja keras dan latihan yang tekun sehingga mereka bisa meraih hasil yang maksimal," kata Agustiawany, ibu dari Ahmad Jeffrey dan Alaric Mayza dihubungi, Minggu.

Agustiawany dia mengaku senang karena tim dari Kotawaringin Timur, termasuk dua anaknya berhasil menjadi juara pada ajang tersebut. Ini tentu tidak hanya membanggakan bagi keluarga, tetapi juga bagi mengharumkan nama sekolah dan daerah.

Perempuan yang kesehariannya merupakan Camat Cempaga ini pun berbagi cerita terkait kiat kesuksesan kedua putranya itu untuk meraih prestasi karena putranya tersebut termasuk anak yang disiplin dalam berlatih.

Sejak kelas 1 SD, kedua putranya sudah mulai berlatih mandiri tenis meja menggunakan bola yang digantung untuk melatih konsistensi, akurasi, dan koordinasi pukulan dasar seperti forehand dan backhand. Kemudian main berhitung, sparing hingga mengikuti perlombaan.

Baca juga: Bunga langka 'Titan Arum' ditemukan di perkebunan sawit di Kotim

Sebelum mengikuti perlombaan itu, tiga orang pelajar yang juara tersebut rutin melakukan persiapan dengan mengikuti latihan intensif selama satu bulan. Mereka berlatih dengan menyewa gedung tenis meja secara mandiri dan dilatih pelatih profesional.

Agustiawany juga menyebut ketiga orang pelajar tersebut berangkat mengikuti kejuaraan itu dengan menggunakan biaya secara mandiri tanpa ada bantuan dari instansi terkait.

"Ketiga atlet Kotim ini terpaksa menggunakan biaya secara mandiri karena keterbatasan anggaran dari instansi terkait, namun kita bersyukur hal itu tidak mematahkan semangat para atlet dan mereka tetap memberikan hasil yang terbaik untuk Kotim," ujarnya.

Sementara itu Ahmad Jeffrey Ramadity Fairuz mengaku senang dan bangga dengan pencapaian yang telah ia raih. Meskipun menjalani lomba yang cukup berat, namun dirinya bersama atlet Kotim yang lain berhasil secara bersama-sama meraih juara.

Pelajar kelas XI itu mengatakan prestasi yang berhasil ia raih merupakan hasil disiplin, kerja keras dan konsisten. Dirinya selalu berlatih secara tekun sejak mulai usia dini.

"Saya ingin berterima kasih kepada kedua orang tua saya, pihak sekolah dan guru kami atas dukungan bimbingannya selama ini, termasuk kepada coach Syaipul Wachid Hasim terima kasih sebesar-besarnya saya sampaikan atas dedikasi dan bimbingan yang penuh semangat serta disiplin tinggi selama sesi latihan tenis meja. Ilmu dan motivasi yang diberikan sangat berarti bagi saya," pungkasnya.

Baca juga: Pemkab Kotim optimalkan potensi setiap kecamatan

Baca juga: Bupati Kotim sebut kualitas Danum Sampit tak kalah dengan merek ternama

Baca juga: Pemkab Kotim apresiasi kepatuhan pajak lewat undian berhadiah



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026