Logo Header Antaranews Kalteng

Kodim 1015 Sampit akselerasi pembangunan hingga pelosok lewat TMMD

Jumat, 30 Januari 2026 14:17 WIB
Image Print
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan mengikuti Rakornis TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 secara virtual di Aula B Kantor Setda Kotim, Kamis (29/1/2026). (ANTARA/Devita Maulina)

Sampit (ANTARA) - Komandan Kodim 1015/Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Letkol Inf Dwi Candra Setyawan berkomitmen menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 dengan mengakselerasi pembangunan hingga pelosok.

“Kami komitmennya untuk menyukseskan program ini. Di mana, pada kegiatan TMMD dari Kodim 1015/Sampit kali ini akan difokuskan di tiga desa di Kecamatan Telaga Antang, Kotim,” kata Letkol Inf Dwi Candra Setyawan di Sampit, Kamis.

Hal ini ia sampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 secara virtual di Aula B Kantor Setda Kotim yang turut dihadiri Staf Ahli Bupati Kotim Wim RK Benung, Ketua DPRD Kotim Rimbun dan sejumlah OPD terkait.

Rakornis ini dipimpin langsung oleh Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo dan bertujuan mematangkan rencana serta kesiapan pelaksanaan TMMD ke-127 yang akan digelar serentak di 48 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan TMMD.

“Rakornis ini merupakan tahapan krusial untuk menyelaraskan program fisik dan non-fisik yang bersifat strategis, guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi sasaran TMMD,” lanjut Letkol Inf Dwi Candra Setyawan.

Baca juga: Sudah dua desa di Kotim minta bantuan pasokan air bersih

Pria yang bertindak sebagai Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 1015/Sampit ini menjelaskan, pemilihan lokasi pelaksanaan TMMD kali ini telah melalui berbagai pertimbangan strategis, termasuk berdasarkan Indeks Desa (ID) dan Indeks Desa Membangun (IDM).

Bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, pihaknya menetapkan wilayah dari tiga desa di Kecamatan Telaga Antang sebagai lokasi sasaran TMMD ke-127, yakni Desa Batu Agung, Tribuana dan Bukit Indah.

Telaga Antang, diketahui merupakan salah satu dari tiga kecamatan terjauh dari pusat pemerintahan Kotim, yakni Kota Sampit. Kondisi infrastruktur pada kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Antang Kalang ini memang masih perlu banyak perhatian pemerintah.

Hal ini sejalan dengan tujuan dari program TMMD, yakni mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal, terisolir, atau perbatasan (3T) melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan rakyat.

“Kami berharap pelaksanaan TMMD ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bukan hanya dari segi infrastruktur tapi juga dapat membuka akses ekonomi yang lebih baik,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, TMMD ke-127 juga akan diramaikan dengan Lomba Dansatgas Terbaik, Lomba Karya Jurnalistik dan Lomba Karya Jurnalistik.

Lomba ini melibatkan insan pers dari tingkat nasional hingga daerah yang meliputi media cetak, media online dan media elektronik serta penggiat medsos untuk kategori media sosial.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan eksposur dan publikasi keberhasilan TMMD secara lebih luas kepada masyarakat,” demikian Letkol Inf Dwi Candra Setyawan.

Baca juga: Festival Mangaruhi jadi media kampanye perikanan ramah lingkungan

Baca juga: DPRD sambut baik kembalinya Lion Air di Bandara Haji Asan Sampit

Baca juga: DPRD Kotim dorong penyelesaian kisruh perkara pupuk bersubsidi di Lampuyang



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026