
Pemkab Kapuas komit tetap lakukan pembinaan meski tanpa hibah operasional KONI

Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) setempat, tetap komitmen terhadap pembinaan olahraga prestasi tetap berjalan, meskipun pada Tahun Anggaran 2026 hibah operasional langsung kepada KONI belum tercantum dalam struktur anggaran.
Perlu diketahui bersama bahwa pada tahap awal perencanaan Tahun Anggaran 2026 sempat terdapat pagu indikatif hibah untuk KONI Kapuas, kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparbudpora Kapuas, Marlina Kasyfiatie menyikapi beredarnya spanduk KONI Kapuas tidak beroperasional, di Kuala Kapuas, Jumat.
"Namun, dalam proses penyesuaian program dan penyelarasan prioritas anggaran daerah yang kami lakukan saat penyusunan rencana kegiatan, terjadi perubahan struktur kegiatan. Jadi, alokasi hibah bagi KONI Kapuas belum tercantum dalam dokumen anggaran final," ucapnya.
Meski demikian, lanjut dia, pemerintah daerah secara tegas ketiadaan dana hibah bagi KONI tersebut, tidak berarti penghentian dukungan terhadap pembinaan olahraga. Apalagi pada Tahun Anggaran 2025, Pemkab Kapuas telah menyalurkan hibah kepada KONI dengan nilai yang cukup signifikan, yakni sebesar Rp7 miliar.
"Dana itu kan digunakan untuk mendukung pembinaan cabang olahraga, termasuk pelatihan atlet serta partisipasi dalam berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun regional," beber Marlina.
Baca juga: Pemkab Kapuas fasilitasi mediasi sengketa lahan di Kapuas Tengah
Untuk Tahun Anggaran 2026, hibah uang langsung kepada KONI, khususnya untuk kebutuhan operasional, memang belum tersedia dalam struktur APBD murni. Namun, Pemkab Kapuas berupaya menganggarkan kembali biaya operasional KONI pada perubahan APBD mendatang sebagai bentuk keberlanjutan dukungan terhadap organisasi olahraga tersebut.
Selain itu, Disparbudpora memastikan bahwa dukungan terhadap kegiatan olahraga daerah tetap berjalan. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran kegiatan olahraga melalui Disparbudpora dengan nilai lebih dari Rp3 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk memastikan seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga tetap dapat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tahun 2026 sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Kapuas berharap pembinaan olahraga prestasi tetap berjalan optimal dan para atlet daerah dapat terus berprestasi, meskipun terdapat penyesuaian dalam struktur anggaran.
Baca juga: Pemkab Kapuas verifikasi tumpang tindih lokasi Program Cetak Sawah Rakyat
Baca juga: Beras Siam Arjuna Kapuas resmi berindikasi geografis
Baca juga: Kepala Damkar Kapuas pastikan segera bayar gaji pegawai tertunggak
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
