
Musrenbangcam MB Ketapang usulkan penambahan Puskesmas

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah kembali memperjuangkan usulan penambahan unit puskesmas baru pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) untuk 2027.
“Sebenarnya harapan kami 2026 ini sudah dibangun puskesmas yang baru untuk menambah tiga puskesmas yang ada, tapi belum bisa terealisasi, jadi kami berharap 2027 mendatang bisa terwujud,” kata Camat MBK Irpansyah di Sampit, Jumat.
Ia menjelaskan, usulan ini bertujuan mengatasi penumpukan pasien dan memastikan pelayanan kesehatan lebih optimal bagi masyarakat setempat. Penambahan sarana kesehatan dinilai sangat mendesak dengan pesatnya pertumbuhan penduduk setempat.
Kecamatan MBK terdiri dari lima kelurahan dan enam desa dengan jumlah penduduk mencapai 110.000 jiwa dan menempatkan kecamatan itu sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Kotim.
Saat ini ada tiga puskesmas di kecamatan tersebut, yakni Puskesmas Ketapang 1, Puskesmas Ketapang 2 dan Puskesmas Pasir Putih. Namun, karena kondisi geografis menyebabkan penumpukan pasien pada salah satu puskesmas.
Puskesmas Ketapang 2 menanggung beban paling berat dengan melayani dua kelurahan dan enam desa yang meliputi sekitar 60.000 penduduk. Hal ini disebabkan lokasinya yang paling dekat dibandingkan dua puskesmas lainnya.
“Karena jumlah penduduk yang cukup banyak tentunya pelayanan di bidang kesehatan juga harus diimbangi dengan sarana prasarananya. Maka dari itulah kami mengharapkan terwujudnya pembangunan puskesmas baru,” ujarnya.
Baca juga: DPRD Kotim kawal usulan Musrenbangcam Mentawa Baru Ketapang
Untuk mengurai beban tersebut, kehadiran puskesmas baru diproyeksikan dapat mengakomodir kebutuhan layanan kesehatan bagi lima desa. Hal ini diharapkan mampu memperpendek jarak dan waktu tempuh warga dalam berobat.
Ia menyampaikan usulan penambahan unit puskesmas ini sudah disampaikan sejak beberapa tahun terakhir. Menurutnya, Dinas Kesehatan pun memberikan respons positif terhadap usulan itu. Namun karena keterbatasan anggaran daerah sehingga belum terealisasi.
Pihak kecamatan pun menunjukkan keseriusannya dengan menyiapkan lahan pembangunan untuk pembangunan puskesmas baru.
Lahan itu merupakan hibah dari warga kepada pemerintah daerah, berlokasi di Jalan HM Arsyad, di samping Pos Pemadam Kebakaran Sektor Mentawa Baru Ketapang dengan luasan 49x100 meter.
“Lokasinya cukup strategis karena berada tepat di tepi jalan raya, sehingga aksesnya cepat dan mudah. Ketika ada kecelakaan bisa langsung ditangani di puskesmas itu dan kalau perlu dirujuk ke RSUD dr Murjani juga lebih cepat karena masih satu jalur,” imbuhnya.
Meski usulan ini belum dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026, Irpansyah menaruh harapan besar agar pembangunan fisik maupun pengadaan fasilitas medis tersebut dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan 2027 mendatang.
“Tahun ini kan belum bisa terealisasi, namun harapan kami di tahun 2027 semua apa yang diusulkan oleh setiap kelurahan dan desa, terutama puskesmas ini, bisa segera terwujud,” demikian Irpansyah.
Baca juga: DPRD Kotim soroti masalah penyakit masyarakat dan infrastruktur di Baamang
Baca juga: Pemkab Kotim kaji fleksibilitas penyaluran CSR
Baca juga: DLH Kotim tegaskan pengelola pasar bertanggung jawab mengelola sampah
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
