
Sekda Gumas: Pastikan APBD berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat

Kuala Kurun (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Richard menyatakan 2026 bukan lagi tahun yang sekadar melakukan perencanaan, melainkan tahun yang menuntut akselerasi dan percepatan.
“Kita harus memastikan setiap rupiah yang tertuang dalam APBD benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gumas,” ucapnya saat membuka Rakor Koordinasi Bidang Ekonomi dan Pembangunan di Kuala Kurun, Senin.
Gumas memiliki visi besar untuk menjadi daerah yang maju, berkelanjutan, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri. Visi tersebut hanya bisa dicapai jika semua pihak bekerja dengan integritas, inovasi dan dedikasi yang tinggi.
Oleh sebab itu, ia berharap rakor ini bukan sekadar rutinitas seremonial semata, tetapi menghasilkan solusi konkret atas berbagai kendala pembangunan yang dihadapi di lapangan.
Lebih lanjut, ada tiga poin utama yang ditekankan dalam rapat koordinasi kali ini, yakni terkait percepatan penyerapan anggaran dan fisik di mana seluruh kepala perangkat daerah hendaknya melakukan pengawasan ketat terhadap progres fisik di lapangan.
“Kita tidak ingin penumpukan pekerjaan di akhir tahun. Pastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, terutama infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi ekonomi kita,” imbuhnya.
Baca juga: Pemkab Gunung Mas berharap perluasan SPBU pacu perekonomian di kecamatan
Kemudian penguatan ekonomi kerakyatan dan pengendalian inflasi, di mana Gumas memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Sekda Gumas menginstruksikan agar sinergi antarlini diperkuat, guna mendukung hilirisasi produk lokal.
Selain itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) harus tetap waspada dan proaktif dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengingat kondisi geopolitik dan cuaca yang terkadang tidak menentu.
Selanjutnya kolaborasi dan sinkronisasi, di mana ego sektoral tidak boleh ada lagi. Pembangunan ekonomi tidak bisa dilakukan oleh satu perangkat daerah saja, sehingga perlu ada konektivitas antara pembangunan infrastruktur dengan pengembangan titik-titik ekonomi baru di desa-desa.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gumas Baryen menyampaikan, rakor dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi perangkat daerah, yang berada di bawah koordinasi setda melalui Asisten Ekonomi Pembangunan.
Dengan adanya rapat ini Pemkab Gumas dapat memantau dan mengevaluasi program dan kegiatan yang ada di perangkat daerah, mana yang trennya positif dan negatif.
“Dengan demikian nantinya ada langkah-langkah konkret dalam tindak lanjut capaian kinerja yang ada di perangkat daerah, untuk selanjutnya ada perbaikan ke arah yang lebih baik,” demikian Baryen.
Baca juga: Forum Lansia Mihing Raya Gumas resah didatangi kelompok mengaku dokter
Baca juga: Seorang pemancing di Gumas meninggal akibat terseret arus Sungai Rungan
Baca juga: Resmi dimulai, pembangunan Sekolah Rakyat Gumas ditargetkan rampung Juni
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
