
Bupati Kotim apresiasi Solidaridad bantu dampingi petani sawit

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Halikinnor berterima kasih dan mengapresiasi dukungan Solidaridad terhadap petani sawit mandiri di daerah ini, agar semakin berkembang sehingga berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kita tentu berterima kasih. Mereka mau membantu mendampingi petani sawit kita. Biaya kegiatan ini mereka tanggung sendiri. Tidak ada dari kita. Mereka membantu," kata Halikinnor di Sampit, Senin.
Harapan itu disampaikan Halikinnor usai penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Solidaridad. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur diwakili Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Halikinnor mengatakan, Solidaridad hadir membantu pemerintah daerah dan petani kelapa sawit, baik melalui kelompok tani maupun koperasi. Bantuan yang diberikan cukup beragam, seperti pendataan lengkap dan pendampingan sampai dikeluarkan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB), bahkan sampai sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Selain itu pendampingan kepada petani berupa pelatihan pengelolaan keuangan yang baik, pengembangan tumpang sari sawit, pembuatan pupuk alami, dan kegiatan lainnya untuk peningkatan sumber daya manusia petani serta peningkatan produksi sawit milik petani mandiri.
"Saya minta kerja sama ini dijalankan sebaik-baiknya sehingga bisa membawa manfaat bagi petani kita. Kerja sama ini akan berlangsung selama lima tahun," demikian Halikinnor.
Sementara itu, Solidaridad Network Indonesia merupakan organisasi masyarakat sipil internasional yang fokus pada pemberdayaan petani dan pembangunan rantai pasok komoditas berkelanjutan seperti sawit, kopi, kakao dan lainnya.
Dukungan itu melalui pendekatan ekonomi inklusif, ramah lingkungan, dan peningkatan mata pencaharian. Solidaridad mendampingi petani swadaya, mendukung sertifikasi, dan berkolaborasi dengan pemerintah maupun swasta.
Baca juga: Komisi II DPRD Kotim desak pengawasan distribusi pupuk diperketat
County Manager Solidaridad, Yeni Fitriyani mengatakan, perluasan jangkauan kerja pihaknya di Kalimantan Tengah sudah dimulai sejak awal 2022 lalu. Kotawaringin Timur menjadi daerah kedua dalam kerja sama ini, setelah sebelumnya sudah dilaksanakan perdana dengan Pemerintah Kabupaten Lamandau.
Sejak 2023 pihaknya mulai aktif melakukan pendataan potensi petani sawit swadaya, melakukan pemetaan luasan serta pabrik-pabrik yang ada. Langkah ini juga dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.
Solidaridad menilai potensi kebun sawit dan petani kelapa sawit mandiri atau swadaya di Kotawaringin Timur masih cukup besar. Untuk itulah pihaknya tertarik untuk hadir dan membantu petani sawit mandiri di daerah ini.
Berbagai masalah pun sudah diidentifikasi, seperti keberadaan petani yang belum berorganisasi, mereka yang koperasinya tidak aktif atau mereka yang belum pernah mendapatkan pelatihan. Tentu saja pendampingan ini menjadi penting agar petani bisa menjalankan usaha mereka secara legal dan meraih hasil maksimal.
Solidaridad hanya mendampingi petani yang kebunnya berada di kawasan legal, yakni Areal Penggunaan Lain (APL), bukan kebun yang lokasinya masuk kawasan hutan, maupun kebun yang lahannya bersengketa.
Solidaridad terpanggil membantu karena yakin petani swadaya yang sudah bersertifikasi, tentu sudah memiliki komitmen tidak hanya terhadap kebunnya, tetapi terhadap lingkungan, serta berkontribusi terhadap perlindungan hutan.
Yeni mengaku yakin jika gotong royong dijadikan kekuatan dalam membangun Kotawaringin Timur maka perkebunan kelapa sawit akan turut andil. Perkebunan bisa berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca atau komitmen tentang Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia di 2030.
"Jadi kalau tadi kami berdiskusi (sawit mandiri) sudah 300.000 hektare uang dimiliki oleh Sampit. Potensinya sangat besar. Jadi, bagaimana kita bersama-sama bisa membantu petani kita mengoptimalkan potensi itu," demikian Yeni.
Baca juga: Ditresnarkoba Polda Kalteng gagalkan peredaran 50 gram sabu di Kotim
Baca juga: Bupati Halikinnor kampanyekan pola hidup sehat hingga ke desa
Baca juga: Bupati Kotim luncurkan kelotok susur sungai Pulau Hanibung
Pewarta : Norjani
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
