
Disperindagkop Kobar tegaskan harga komoditas di pasar tradisional relatif stabil

Pangkalan Bun (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop ukm) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah mencatat harga sejumlah komoditas pangan jelang bulan ramadhan tahun 2026 di wilayah, setempat masih relatif stabil.
Sekretaris Disperindagkop Kobar Muhamad Suhendra di Pangkalan Bun, Selasa, mengatakan memang ada beberapa komoditas pangan yang secara rata-rata harganya mengalami kenaikan.
"Kenaikan itu terjadi pada Minggu kedua Februari 2026 dibandingkan minggu pertama bulan yang sama," tambahnya.
Adapun beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan berdasarkan pantauan Disperindagkop Kobar yakni, Cabai Merah Besar dari harga Rp 60.000 naik menjadi Rp 68.000 per kilogram, Cabe Merah Keriting dari harga Rp 60.000 naik menjadi Rp 80.000 per kilogram.
Selanjutnya Cabe Rawit Merah dari harga Rp 62.000 naik menjadi Rp 92.000 per kilogram, Daging Ayam Ras (Boiler) dari harga Rp 45.200 naik menjadi Rp 45.400 per kilogram.
"Namun untuk secara keseluruhan, harga tersebut masih dalam kondisi relatif stabil," kata Suhendra.
Selain itu, ada beberapa komoditas yang juga mengalami penurunan harga seperti Bawang Merah dari harga Rp 50.000 turun menjadi Rp 48.000 per kilogram, Ikan Segar Kembung dari harga
Rp 50.000 turun menjadi Rp 45.000 per kilogram.
Dirinya berharap harga tersebut tetap stabil hingga memasuki Bulan Ramadhan, dan apabila ada kenaikan masih dalam batas kewajaran.
Baca juga: Pemkab Kobar salurkan bantuan alsintan pemerintah pusat dan provinsi
Dia mengatakan saat ini untuk Data Stok Bapok pada minggu kedua Februari 2026 yang terdapat pada 10 distributor Bapok dan Perum Bulog yang ada di Kotawaringin Barat.
Adapun untuk Beras tercatat sebanyak 2.013,32 ton, Minyak Goreng sebanyak 109,38 ton, Gula Pasir sebanyak 118,27 ton, Tepung Terigu sebanyak 125 ton, dan Kacang Kedelai sebanyak 72 ton.
"Semoga Bapok dapat tersedia dengan jumlah yang cukup serta aman dan harga tetap stabil terutama untuk memenuhi kebutuhan menjelang Puasa Ramadan dan Idul Fitri 1447 H," demikian Suhendra.
Baca juga: Bupati Kobar berharap Korpri bantu peningkatan kompetensi ASN
Baca juga: Bupati minta konsultasi publik RKPD 2027 prioritaskan program pembangunan di Kobar
Baca juga: Bupati Kotawaringin Barat minta KNPI fokus pemberdayaan ekonomi pemuda
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
