Logo Header Antaranews Kalteng

Panen raya demplot PT Pupuk Indonesia dorong produktivitas pertanian Pulang Pisau

Kamis, 12 Februari 2026 06:56 WIB
Image Print
Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa'i mencoba langsung combain hervester saat panen padi di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Diskominfostandi Pulang Pisau

Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Rifa'i mengatakan panen raya demplot padi yang dilaksanakan PT Pupuk Indonesia di Desa Tahai Jaya Kecamatan Maliku menjadi upaya peningkatan produksi dan produktivitas pertanian Kabupaten Pulang Pisau.

"Perlu kita pahami terutama para petani, kegiatan panen raya ini adalah upaya kita untuk mendorong peningkatan produksi pertanian di daerah kita,” kata Ahmad Rifa'i di Pulang Pisau, Selasa.

Kegiatan tersebut menekankan pemahaman petani mengenai panen raya sebagai bagian strategi peningkatan produksi pertanian melalui penerapan teknologi, pendampingan berkelanjutan serta penguatan kelembagaan tani di sentra pengembangan wilayah Kabupaten Pulang Pisau yang berdaya saing.

Pemerintah daerah menegaskan komitmen mendukung pembangunan pertanian melalui program inovatif, kebijakan responsif dan sinergi lintas sektor agar usaha tani padi serta komoditas lain tumbuh berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani lokal kabupaten setempat.

"Dukungan nyata pemerintah terlihat dari penyaluran pupuk bersubsidi dan alat mesin pertanian yang disesuaikan kebutuhan lahan," jelasnya.

Baca juga: DPRD Pulang Pisau soroti pencabutan PBI BPJS Kesehatan beratkan masyarakat

Ahmad Rifa'i juga berpesan kepada Dinas Pertanian dan pemangku kepentingan lainnya agar aktif melakukan pendampingan serta pengawasan terhadap bantuan yang disalurkan, memastikan tepat sasaran, tepat guna dan memberi dampak peningkatan produksi pertanian daerah Kabupaten Pulang Pisau secara konsisten berkelanjutan.

“Pendampingan dan pengawasan harus berjalan seiring agar setiap bantuan benar-benar dimanfaatkan optimal, tidak berhenti pada distribusi tetapi berujung pada peningkatan produksi nyata,” tegasnya.

Sinergi antara petani, penyuluh, petugas teknis dan pelaku usaha ditekankan sebagai kunci keberhasilan pertanian, karena kolaborasi mempercepat inovasi serta menjaga keberlanjutan produksi daerah di Kabupaten Pulang Pisau.

“Keberhasilan pertanian tidak bisa dikerjakan sendiri, dibutuhkan kerja tim yang solid agar inovasi dapat diterapkan secara konsisten dan produksi tetap terjaga,” demikian Ahmad Rifa'i.

Baca juga: Sekda Pulang Pisau minta perangkat daerah percepat penyerapan anggaran

Baca juga: PLTU Pulang Pisau manfaatkan FABA untuk tiga kebutuhan utama

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau tindaklanjuti penataan TPA di Gohong



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026