Logo Header Antaranews Kalteng

Fakultas Farmasi UMPR gelar kuliah pakar bertema nanoherbal untuk pengembangan obat bahan alam

Kamis, 12 Februari 2026 19:17 WIB
Image Print
Fakultas Farmasi UMPR gelar kuliah pakar bertema nanoherbal untuk pengembangan obat bahan alam. ANTARA/UMPR

Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas akademik melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar yang menghadirkan narasumber nasional, Prof Dr Apt Yandi Syukri, SSi MSi yang juga Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Kampus-3 UMPR dengan mengusung tema Nanoherbal untuk Pengembangan Obat Bahan Alam, pada Selasa.

“Kuliah pakar ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Farmasi UMPR semester 2, 4, dan 6, serta dosen dan tenaga pendidik di lingkungan Fakultas Farmasi,” Ucap Dekan Fakultas Farmasi UMPR, Apt Nurul Chusna SFarm MSc dalam sambutannya.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi yang membahas potensi pengembangan bahan alam melalui pendekatan teknologi nano sebagai inovasi dalam dunia farmasi modern.

Fakultas Farmasi UMPR gelar kuliah pakar bertema nanoherbal untuk pengembangan obat bahan alam. (ANTARA/UMPR)

Dekan Fakultas Farmasi UMPR, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Prof. Yandi Syukri untuk hadir dan berbagi ilmu.

“Kami mengundang narasumber yang luar biasa dari Yogyakarta. Beliau sengaja kami hadirkan untuk memberikan dan mentransfer ilmu sesuai dengan kepakarannya, khususnya kepada civitas akademika Fakultas Farmasi UMPR. Harapannya, kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi, baik oleh mahasiswa maupun dosen, sehingga mutu Fakultas Farmasi UMPR semakin berkembang dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan riset dan publikasi ilmiah menjadi salah satu fokus strategis fakultas dalam menghadapi tantangan perkembangan ilmu farmasi yang semakin dinamis, terutama dalam pemanfaatan sumber daya bahan alam yang melimpah di Indonesia.

Prof. Dr. apt. Yandi Syukri menjelaskan bahwa nanoherbal merupakan inovasi yang memadukan potensi bahan alam dengan teknologi nanopartikel untuk meningkatkan stabilitas, bioavailabilitas, dan efektivitas obat. Pendekatan ini dinilai sangat relevan dengan kekayaan biodiversitas Indonesia yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk farmasi berbasis riset.

Seminar berlangsung interaktif dan dipandu oleh moderator Apt. Syahrida Dian Ardhany, S.Farm., M.Sc., yang memfasilitasi jalannya diskusi antara narasumber dan peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan atmosfer akademik di lingkungan Fakultas Farmasi UMPR sekaligus mendorong kolaborasi riset yang lebih luas di masa mendatang.

Baca juga: FH UMPR perkuat kerja sama dengan Polres-Pengadilan Agama Muara Teweh

Baca juga: UMPR meriahkan EDUFAIR Career Day Bersinar MAN Kota Palangka Raya 2026

Baca juga: Kelelahan digital: Ketika teknologi tak lagi membuat kita terhubung



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026