
Pemkab Kotim apresiasi inovasi CSR di SDN 4 Ketapang

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memuji langkah inovatif SDN 4 Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang berhasil menggandeng sektor swasta untuk membangun fasilitas sekolah di tengah pemangkasan anggaran pendidikan daerah.
“Alhamdulillah hari ini saya hadir di SDN 4 Ketapang dalam rangka meresmikan rumah produksi dan galeri sekolah yang tentunya ini adalah CSR dari Bank Kalteng,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Jumat.
Irawati menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Produksi dan Galeri Sekolah ini merupakan momen bersejarah bagi dunia pendidikan di Kotim karena menjadi proyek pertama yang didanai penuh melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalteng.
Wanita yang pernah berprofesi sebagai guru ini pun memberikan apresiasi tinggi kepada para guru yang memiliki inisiasi untuk membangun galeri tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi solusi cerdas di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah saat ini.
“Apalagi kita ketahui dengan adanya efisiensi anggaran, anggaran pendidikan kita dipangkas sampai Rp90 miliar. Tetapi dengan adanya inovasi guru mencari mitra, akhirnya inovasi ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Irawati.
Hal lain yang menjadi sorotannya, melalui fasilitas ini siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga diajarkan berwirausaha sedini mungkin, melengkapi kurikulum pendidikan formal yang mereka terima di kelas, sebagai bekal kemandirian mereka di masa depan.
Selain itu, program inovasi Si Gembung (Siswa Gemar Menabung) hasil kerja sama dengan Bank Kalteng juga disambut positif. Sebab, program ini tidak hanya mengajarkan siswa untuk menabung tetapi juga bisa menjamin keberlanjutan pendidikan siswa hingga jenjang lebih tinggi.
Baca juga: Pemkab Kotim antisipasi kenaikan harga barang dan lonjakan penumpang saat Ramadhan
“Banyak anak putus sekolah karena keterbatasan biaya. Dengan menabung dari kelas 1 SD hingga usia 17 tahun, saat mereka ingin lanjut sekolah, dana sudah siap. Ini sangat bermanfaat,” tambah Irawati.
Pimpinan Bank Kalteng Cabang Sampit, Sigit Purnama Aji menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus wujud nyata program Bank Kalteng Peduli.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung kemandirian siswa. Adanya rumah produksi dan galeri, tidak hanya membantu anak untuk mandiri dalam mengelola keuangannya tetapi juga mendorong agar bisa berwirausaha sejak dini.
“Ini wujud kepedulian kami. Harapannya, tempat ini dirawat dengan baik agar anak-anak dapat belajar mandiri dan berwirausaha tanpa melupakan tugas utama mereka sebagai pelajar,” jelas Sigit.
Sementara itu, Kepala SDN 4 Ketapang, Nursinah mengungkapkan rasa syukur atas dukungan berkelanjutan dari berbagai mitra yang konsisten membantu setiap tahunnya.
Gedung baru ini diharapkan menjadi pusat kreativitas yang mampu mencetak generasi muda Kotim yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga memiliki jiwa entrepreneurship yang kuat.
“Alhamdulillah, bantuan galeri dan dapur produksi ini sangat bermanfaat untuk mempromosikan produk hasil karya sekolah. Kami berharap siswa-siswi bisa lebih berinovasi ke depannya,” demikian Nursinah.
Baca juga: Pemkab Kotim tunggu petunjuk alih status PPPK Paruh Waktu
Baca juga: Jalan Lesa Parenggean akhirnya mulus setelah 12 tahun penantian
Baca juga: Soroti rancangan awal RKPD, Legislator Kotim rincikan daftar masalah
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
