Logo Header Antaranews Kalteng

UMPR siapkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi Bertaraf Nasional di Pangkalan Bun

Sabtu, 14 Februari 2026 11:44 WIB
Image Print
UMPR siapkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi Bertaraf Nasional di Pangkalan Bun. (ANTARA/UMPR)

Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) mulai melakukan persiapan pembukaan kampus baru Perguruan Tinggi Muhammadiyah di wilayah barat Provinsi Kalimantan Tengah yang berkedudukan di Pangkalan Bun.

Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.AP., usai rapat di Kampus II UMPR, Jumat, mengatakan pembukaan kampus baru tersebut merupakan bagian dari peran aktif UMPR dalam mendukung percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

“Pembukaan kampus baru Muhammadiyah di Pangkalan Bun ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan tinggi kesehatan dan sains yang bertaraf nasional di wilayah barat Kalteng,” kata Yusuf.

Menurut Rektor UMPR, langkah tersebut juga sejalan dengan program unggulan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami ingin berkontribusi nyata dalam menyukseskan visi pembangunan SDM Kalimantan Tengah sebagai bagian dari regional Kalimantan yang oleh Presiden RI Prabowo Subianto disebut sebagai ‘Kalimantan Harapan Baru Indonesia’,” ujarnya.

UMPR siapkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi Bertaraf Nasional di Pangkalan Bun. (ANTARA/UMPR)

Ia menjelaskan, kampus baru yang namanya masih akan dikonsultasikan kepada Gubernur itu ditargetkan mulai operasional dan menerima mahasiswa pada 2026.

“Insya Allah tahun 2026 sudah operasional dan menerima mahasiswa baru, khususnya untuk program studi strategis seperti S1 Kedokteran, Profesi Dokter, S1 Kedokteran Gigi, Profesi Dokter Gigi, Teknik Elektro Medik, Terapi Wicara dan Bahasa, Okupasi, Administrasi Rumah Sakit, serta sejumlah prodi saintek lainnya,” katanya.

Rektor bersama jajaran juga menjadwalkan audiensi dengan Bupati Kotawaringin Barat pada pekan ketiga Februari 2026.

“Kami akan beraudiensi dengan Bupati Kotawaringin Barat untuk mengkoordinasikan tahapan dan dukungan daerah dalam mewujudkan perguruan tinggi bertaraf nasional di wilayah barat Kalteng,” ucapnya.

Rencana tersebut telah disampaikan kepada Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Bambang Setiaji, serta Sekretaris Majelis, Prof. Ahmad Muttaqin.

“Kami sudah melaporkan rencana ini kepada Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan segera akan dijadwalkan paparan bersama PWM Kalteng dan PDM Kotawaringin Barat,” katanya.

Yusuf menegaskan, pembukaan kampus di Pangkalan Bun merupakan bentuk komitmen Persyarikatan Muhammadiyah dalam pemerataan akses pendidikan tinggi.

“Ini adalah ikhtiar Muhammadiyah agar akses pendidikan tinggi, khususnya bidang kesehatan dan teknologi, dapat dirasakan masyarakat hingga wilayah pedalaman,” ujarnya.

UMPR juga mengapresiasi program unggulan Gubernur Kalimantan Tengah bertajuk “Satu Rumah Satu Sarjana”.

“Dari pergerakan program Bapak Gubernur yang sangat signifikan, kami optimistis cita-cita seluruh warga Kalteng berpendidikan sarjana dapat terwujud,” kata Yusuf.



Pewarta :
Editor: Rendhik Andika
COPYRIGHT © ANTARA 2026