Logo Header Antaranews Kalteng

CFD di Taman Kota Sampit dihentikan selama Ramadhan

Rabu, 18 Februari 2026 19:19 WIB
Image Print
Suasana Car Free Day di Taman Kota Sampit, beberapa waktu lalu. ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Perhubungan setempat menghentikan sementara kegiatan Car Free Day (CFD) di sekitar Taman Kota Sampit selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“CFD di Taman Kota Sampit kita tiadakan selama Ramadhan dan akan aktif kembali setelah Lebaran Idul Fitri,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kotim Raihansyah di Sampit, Rabu.

Sejak diresmikan oleh Bupati Kotim Halikinnor pada September 2024, CFD telah menjadi ruang publik favorit masyarakat.

Setiap Minggu pagi, sterilisasi kendaraan bermotor di area Taman Kota memberikan ruang bagi warga untuk berolahraga dengan aman sekaligus menghirup udara segar tanpa polusi.

Tidak hanya menjadi wadah kebugaran, agenda mingguan ini juga menjelma menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Sampit.

Kehadiran ribuan warga setiap akhir pekan dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet penjualan mereka secara signifikan di sekitar area taman.

Baca juga: Dinsos Kotim antisipasi marak gepeng dan modus terlantar saat Ramadhan

Raihansyah menjelaskan, kebijakan untuk meniadakan CFD selama Ramadhan diambil sebagai bentuk penyesuaian aktivitas publik dan untuk menghormati masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa.

“Langkah ini juga bertujuan untuk mengalihkan fokus pengamanan lalu lintas ke titik-titik keramaian baru yang muncul selama bulan puasa,” imbuhnya.

Dengan diliburkannya CFD, Dishub Kotim kini mengalihkan perhatian pada pengaturan arus lalu lintas di lokasi Pasar Ramadhan 2026. Tahun ini, pusat takjil tersebut berlokasi di Jalan Yos Sudarso di depan swalayan UMKM dan Jalan S Parman di samping selatan Taman Kota Sampit.

Titik-titik tersebut diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan setiap sore menjelang waktu berbuka puasa. Untuk mengantisipasi kemacetan parah, Dishub telah menjalin sinergi dengan pihak kepolisian guna memastikan mobilisasi masyarakat tetap tertib.

“Pengaturan lalu lintas Pasar Ramadhan akan kami lakukan bersama Satlantas Polres Kotim dengan menempatkan personel di titik-titik rawan agar arus kendaraan tetap lancar,” demikian Raihansyah.

Baca juga: Pengambilalihan Pasar Mangkikit masih berproses di meja hijau

Baca juga: Sambut Ramadhan, Diskominfo Kotim ajak masyarakat perbanyak konten positif

Baca juga: DPRD Kotim tekankan stabilitas harga dan ketertiban jelang Ramadhan



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026