
Rute penerbangan baru hadir di Bandara Tjilik Riwut, perluas konektivitas antarwilayah

Palangka Raya (ANTARA) - Rute penerbangan baru di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) memperluas konektivitas antarwilayah sehingga semakin memudahkan aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pelaksana Tugas General Manager Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut I Made Darmawan di Palangka Raya, Selasa, mengatakan, adalah Wings Air yang memperluas jaringan penerbangan di Kalimantan termasuk melalui Bandara Tjilik Riwut.
"Penambahan dan optimalisasi rute ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat aksesibilitas masyarakat di Kalimantan Tengah dan sekitarnya," jelasnya.
Penguatan jaringan penerbangan ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat, pelaku usaha, serta wisatawan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pihaknya menyambut positif ekspansi rute yang dilakukan Wings Air, lantaran sejalan dengan komitmen bersama dalam meningkatkan layanan transportasi udara yang aman, nyaman dan andal.
Baca juga: Bulog Kalteng: Intervensi pasar mampu stabilkan harga minyak goreng
Adapun penguatan rute strategis tersebut meliputi penerbangan Palangka Raya–Muara Teweh yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan wilayah Barito Utara, serta Palangka Raya–Sampit guna mempermudah mobilitas antara pusat pemerintahan dan wilayah Kotawaringin Timur.
Selain itu, rute Sampit–Banjarmasin juga dihadirkan untuk membuka akses langsung menuju Kalimantan Selatan sekaligus memberikan koneksi lanjutan ke berbagai kota di dalam maupun luar Pulau Kalimantan.
Jaringan intra-provinsi tersebut turut terintegrasi dengan rute lanjutan menuju Pangkalan Bun dan Ketapang, sehingga membentuk pola konektivitas yang saling mendukung serta memperluas pilihan perjalanan bagi masyarakat.
Untuk jadwal operasional, rute Sampit–Banjarmasin (pulang pergi) dan Sampit–Surabaya (pulang pergi) mulai beroperasi pada 10 Maret 2026 dengan frekuensi setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Sementara rute intra-Kalimantan Tengah yang mencakup Palangka Raya, Muara Teweh, Sampit, Pangkalan Bun, dan Ketapang mulai beroperasi rutin pada 11 Maret 2026 dengan frekuensi penerbangan setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
I Made Darmawan menambahkan, penguatan konektivitas ini diharap mengurangi ketergantungan masyarakat pada jalur darat yang memerlukan waktu tempuh relatif panjang, sekaligus mempercepat distribusi barang dan jasa antarwilayah.
"Sinergi antara operator bandara, maskapai dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperkuat peran Bandara Tjilik Riwut sebagai simpul konektivitas utama di Kalimantan Tengah," tutupnya.
Baca juga: Simak informasi validasi penerima Kartu Huma Betang Sejahtera
Baca juga: Resmi diluncurkan, Kartu Huma Betang jangkau hingga pelosok Kalteng
Baca juga: DPRD minta Pemprov Kalteng maksimalkan 129 WPR untuk akomodasi tambang rakyat
Baca juga: Pemprov Kalteng sediakan kanal pengaduan beri ruang aman bagi peserta didik
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
