
Gubernur Kalteng luncurkan program D1 Vokasi Akademi Muhammadiyah Palangkaraya

Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran secara resmi meluncurkan Program D1 Vokasi Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya (AKMPR) dalam kegiatan Program Strategis Sektor Pendidikan di provinsi setempat.
Wamendiktisaintek Prof Dr Fauzan di Palangka Raya, Jumat menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadirkan pendidikan vokasi berbasis kebutuhan daerah.
“Selamat atas diluncurkannya program ini. Ini merupakan salah satu langkah strategis yang memiliki makna luar biasa dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan nyata, khususnya di sektor pertanian yang menjadi potensi besar daerah,” ujarnya.
Peluncuran program ini sendiri dilaksanakan di Aula Jaya Tinggang dan turut dihadiri Deputi Bidang Kebudayaan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pungkas Bahjuri Ali, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Dr Fauzan, Wakil Gubernur, Edy Pratowo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dan dihadiri seluruh sekolah SMA sederajat, serta 36 Perguruan Tinggi se-Kalimantan Tengah secara luring maupun daring.
Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja dan mampu memperkuat sektor pangan di Kalimantan Tengah.
Dia menerangkan, program ini disiapkan untuk menampung sebanyak 2.000 siswa SMA/sederajat se-Kalimantan Tengah yang akan melanjutkan pendidikan vokasi pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan melalui Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya.
“Kita ingin anak-anak Kalimantan Tengah tidak hanya melanjutkan pendidikan, tetapi juga memiliki keterampilan yang langsung bisa diterapkan di lapangan. Melalui program vokasi ini, mereka akan dibekali kemampuan praktis di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan,” ujar Gubernur.
Ia juga menyebutkan bahwa peluncuran program D1 Vokasi ini merupakan wujud dari Asta Cita ke-4 dalam visi pemerintahan Prabowo-Gibran yang berfokus pada memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, dan prestasi olahraga.
Direktur Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya, Prof Dr Ir Chandra Anugrah Putra ST MIKom menyampaikan bahwa mereka menyambut baik kepercayaan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui program strategis tersebut.
“Kami sudah siap menjalankan amanah ini melalui Akademi Komunitas dengan membuka Program D1 Vokasi Pertanian, Perikanan, dan Peternakan. Kami berharap program ini dapat melahirkan generasi muda yang memiliki keterampilan praktis dan mampu berkontribusi dalam pembangunan sektor pangan di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Melalui peluncuran ini, AKMPR bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memperkuat pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan daerah sekaligus membuka peluang pendidikan dan keterampilan bagi generasi muda di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Pewarta : -
Editor: Rendhik Andika
COPYRIGHT © ANTARA 2026
