Logo Header Antaranews Kalteng

Alokasikan untuk ribuan peserta, Kalteng usung Program Vokasi siapkan generasi muda terampil

Senin, 9 Maret 2026 14:58 WIB
Image Print
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan jajaran Forkopimda menanam jagung serentak di Pulang Pisau (7/3/2026). (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengusung Program Pengembangan Pendidikan Vokasi, sebagai upaya menyiapkan generasi muda unggul dan terampil, serta siap menghadapi dunia kerja.

"Ini adalah langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan dan daya saing," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Reza Prabowo di Palangka Raya, Senin.

Program vokasi ini merupakan salah satu bagian dari program strategis sektor pendidikan yang diinisiasi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Program ini pun dirancang untuk memberikan pendidikan berbasis praktik kepada para peserta, khususnya di sektor pertanian dan bidang produktif lainnya.

‎“Program vokasi ini dirancang dengan kuota sekitar 2.000 peserta yang mengikuti pendidikan selama satu tahun dengan sistem pembelajaran yang memadukan teori dan praktik secara langsung,” jelasnya.

Baca juga: Dukung Asta Cita Presiden, Gubernur hibahkan 20 Ha tanah pribadi untuk Sekolah Garuda

Metode pembelajarannya adalah sekitar 30 persen pembelajaran dilakukan di kelas atau teori, sedangkan 70 persen lainnya dilaksanakan melalui praktik lapangan.

Reza memaparkan dengan implementasi program ini maka peserta didik tak hanya mengerti konsep secara akademis, tetapi juga belajar mengelola kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi.

‎“Jadi saat mereka melakukan praktik, misalnya menanam atau kegiatan pertanian lainnya, hasil yang diperoleh bisa memiliki nilai ekonomi. Artinya peserta juga merasakan manfaat langsung dari kegiatan yang mereka lakukan,” ujarnya.

‎Program vokasi ini tidak hanya melibatkan Dinas Pendidikan namun juga merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dengan sejumlah perangkat daerah lainnya.

‎Beberapa instansi yang terlibat antara lain Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Dinas Kehutanan yang memberikan dukungan teknis dalam pelaksanaan program tersebut.

‎Selain itu, program ini juga didukung kerja sama dengan perguruan tinggi, salah satunya melalui program pendidikan Diploma 1 (D1) yang dilaksanakan bersama Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

Sinergi lintas sektor tersebut diharap mampu menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang kuat sekaligus membuka peluang kerja baru bagi generasi muda di Kalimantan Tengah.

Baca juga: Pemprov Kalteng atur pemanfaatan gawai secara bijak di sekolah

Baca juga: Pemprov Kalteng kembali hadirkan mudik gratis sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

Baca juga: Gubernur Kalteng gandeng 36 perguruan tinggi wujudkan 'Satu Rumah Satu Sarjana'



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026