
Dishub Kotim pasang CCTV tingkatkan pengawasan lalu lintas

Sampit (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengaktifkan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) di sejumlah titik strategis Kota Sampit untuk memperkuat pengawasan arus lalu lintas secara langsung dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
“CCTV yang sudah kami aktifkan itu ada di beberapa titik. Contoh di Simpang Pelita-HM Arsyad, Simpang HM Arsyad-MT Haryono, terus di persimpangan Terminal Patih Rumbih, intinya itu ada kurang lebih delapan hingga 10 titik,” kata Kepala Dishub Kotim Raihansyah di Sampit, Senin.
Raihansyah mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar delapan hingga sepuluh titik pemantauan yang telah beroperasi. Fokus utama pemasangan berada pada persimpangan jalan dengan tingkat kepadatan kendaraan yang cukup tinggi.
Selain titik-titik tersebut, Dishub tengah berupaya memperbaiki atau mengganti fasilitas CCTV di Bundaran Polres yang sudah lama rusak. Hal ini dianggap penting agar seluruh area vital di jantung kota dapat terpantau kembali oleh petugas melalui layar monitor.
“Karena yang ada di Bundaran Polres ini sudah lama tidak beroperasi lantaran sudah lama rusak, jadi kami coba untuk itu mengingat lokasi tersebut salah satu yang arus lalu lintasnya cukup padat,” ujarnya.
Baca juga: Desak realisasi plasma, Ketua DPRD Kotim jadwalkan panggil perusahaan sawit
Ia juga merencanakan perluasan jangkauan ke pintu masuk kota, yakni di kawasan bundaran bandara. Area ikonik seperti Terowongan Nur Mentaya juga masuk dalam daftar prioritas pemasangan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di objek wisata tersebut.
Keberadaan kamera CCTV di sejumlah lokasi strategis ini juga membantu Dishub dalam kesiapan menghadapi momentum Lebaran, mengingat volume kendaraan diprediksi akan meningkat signifikan saat arus mudik dan balik.
Pemanfaatan teknologi kamera pengawas diharapkan dapat membantu petugas dalam mengurai kepadatan di titik-titik rawan. Namun, Dishub menegaskan bahwa pengoperasian kamera pengawas ini tidak bersifat sementara atau hanya saat momentum hari raya saja.
Keberadaan CCTV ini akan berfungsi secara permanen untuk memantau dinamika di jalan raya setiap harinya. Hal ini diharapkan dapat membantu petugas dalam merespons cepat jika terjadi kemacetan, kecelakaan, atau kendala lalu lintas lainnya di lapangan.
“Kemarin saat Nataru sudah aktif dan itu akan terus berkelanjutan, bukan hanya untuk mudik lebaran atau kegiatan tertentu. Ini akan membantu kami memantau arus lalu lintas yang dipantau secara real time,” demikian Raihansyah.
Baca juga: BPBD Kotim perluas pengamanan objek wisata saat libur Lebaran
Baca juga: Perluasan pertanian di pesisir Kotim terkendala status kawasan
Baca juga: DLH Kotim imbau setiap sekolah dirikan Bank Sampah
Pewarta : Devita Maulina
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
